Harga sejumlah altcoin naik, tetapi apakah pasar sudah masuk altcoin season? Kenaikan beberapa koin saja belum cukup untuk menjawabnya. Kamu perlu melihat seberapa luas altcoin mampu mengungguli kinerja Bitcoin.
Salah satu indikator yang bisa digunakan adalah Altcoin Season Index. Indeks ini membantu membaca kekuatan relatif altcoin terhadap Bitcoin dalam periode tertentu. Memahaminya bisa memberi konteks sebelum kamu menganalisis aset dan menyusun rencana transaksi.

Apa Itu Altcoin Season Index?
Altcoin Season Index adalah indikator yang mengukur persentase altcoin dalam kelompok tertentu yang kinerja harganya mengungguli Bitcoin selama 90 hari terakhir. Semakin tinggi skornya, semakin banyak altcoin yang mengalahkan kinerja Bitcoin.
Metodologinya berbeda menurut penyedia. BlockchainCenter menggunakan kelompok 50 koin teratas dengan pengecualian tertentu, sedangkan CoinMarketCap menggunakan kelompok 100 koin. Keduanya mengecualikan stablecoin dan sejumlah token yang merepresentasikan aset lain.
Karena itu, saat membandingkan angka indeks, perhatikan sumber datanya. Skor dari dua platform tidak selalu sama meskipun dilihat pada hari yang sama.
Apa Perbedaan Altcoin Season dan Bitcoin Season?
Altcoin season atau altseason menggambarkan kondisi ketika sebagian besar altcoin dalam kelompok indeks mengungguli Bitcoin. Sebaliknya, Bitcoin season menunjukkan hanya sebagian kecil altcoin yang berhasil melampaui kinerja Bitcoin.
Berdasarkan klasifikasi BlockchainCenter, pembagian skornya adalah sebagai berikut.
| Skor Indeks | Kondisi Pasar | Cara Memahaminya |
|---|---|---|
| 0–25 | Bitcoin Season | Maksimal seperempat altcoin yang dihitung mengungguli Bitcoin. |
| Di atas 25 hingga di bawah 75 | Netral atau Transisi | Belum memenuhi ambang Bitcoin Season maupun Altcoin Season. |
| 75–100 | Altcoin Season | Setidaknya tiga perempat altcoin yang dihitung mengungguli Bitcoin. |
Skor di bawah 75 tidak otomatis berarti Bitcoin season. Misalnya, skor 55 masih berada di wilayah netral atau transisi.
Istilah “season” juga bukan jadwal tetap. Tidak ada kepastian bahwa altcoin season akan muncul pada bulan tertentu atau berlangsung selama durasi yang sama.
Bagaimana Cara Kerja Altcoin Season Index?
Secara sederhana, indeks menghitung seberapa banyak altcoin yang menghasilkan perubahan harga lebih baik daripada Bitcoin dalam periode pengamatan.
Gambaran perhitungannya:
Skor indeks = jumlah altcoin yang mengungguli Bitcoin ÷ jumlah altcoin yang dihitung × 100
Sebagai ilustrasi, anggap sebuah indeks memantau 50 altcoin. Jika 40 di antaranya mengungguli Bitcoin, hasilnya:
40 ÷ 50 × 100 = 80
Artinya, 80% altcoin dalam kelompok tersebut mengungguli Bitcoin. Contoh ini merupakan simulasi perhitungan, bukan data pasar aktual.
Skor tersebut mengukur luasnya keunggulan kinerja altcoin, bukan rata-rata keuntungan yang diperoleh investor. Skor 80 tidak berarti harga altcoin naik 80%.
Contoh Cara Membaca Altcoin Season Index
Agar lebih mudah dipahami, perhatikan tiga contoh hipotetis berikut.
1. Bitcoin Naik, Altcoin Naik Lebih Tinggi
Dalam 90 hari, Bitcoin naik 10%. Sebuah altcoin naik 25% pada periode yang sama.
Altcoin tersebut mengungguli Bitcoin dan masuk dalam kelompok yang memenuhi kriteria outperform. Namun, satu koin saja belum cukup untuk menentukan kondisi seluruh indeks.
2. Bitcoin Naik, Altcoin Naik Lebih Rendah
Bitcoin naik 20%, sedangkan sebuah altcoin naik 8%.
Meski harga altcoin naik, kinerjanya masih tertinggal dari Bitcoin. Jadi, “harga naik” dan “mengungguli Bitcoin” memiliki arti yang berbeda.
3. Bitcoin Turun, Altcoin Turun Lebih Sedikit
Bitcoin turun 20%, sementara sebuah altcoin turun 5%.
Secara relatif, altcoin itu mengungguli Bitcoin karena penurunannya lebih kecil. Namun, investor yang membelinya pada awal periode tetap mengalami penurunan nilai dalam mata uang pembanding.
Dari contoh tersebut, mengalahkan Bitcoin tidak selalu berarti menghasilkan keuntungan positif.
Mengapa Angka Indeks Bisa Berubah?
Indeks menggunakan periode 90 hari yang terus bergeser. Ketika hari pengamatan berganti, titik awal perbandingan ikut berubah. CoinMarketCap juga menjelaskan bahwa indeksnya diperbarui setiap hari dan pemilihan kelompok koin mengikuti peringkat pasar sesuai metodologinya.
Misalnya, kenaikan besar suatu altcoin yang terjadi pada awal periode akhirnya keluar dari jendela pengamatan. Kinerja 90 harinya dapat berubah meskipun harga hari ini tidak bergerak banyak.
Karena itu, kenaikan skor indeks tidak cukup untuk membuktikan bahwa dana baru sedang masuk ke altcoin. Indeks menunjukkan hasil perbandingan harga; analisis arus dana memerlukan data tambahan.
Cara Menggunakan Altcoin Season Index dalam Analisis Crypto
Indeks bisa menjadi titik awal untuk memahami pasar. Setelah melihat skornya, lanjutkan dengan pemeriksaan yang lebih spesifik.
1. Gunakan Sumber yang Konsisten
Pilih satu penyedia sebagai acuan utama. Catat tanggal, skor, dan metodologinya agar perubahan yang kamu amati dapat dibandingkan secara konsisten.
Kamu bisa memantaunya melalui BlockchainCenter atau CoinMarketCap.
2. Amati Perubahan Skor
Bandingkan skor hari ini dengan beberapa hari atau minggu sebelumnya.
Sebagai contoh, pergerakan dari 30 ke 60 memberi konteks yang berbeda dari penurunan 90 ke 60, meskipun keduanya berakhir pada angka yang sama. Gunakan perubahan ini sebagai bahan pengamatan, lalu periksa aset yang mendorongnya.
3. Periksa Kinerja Koin Pilihan
Kondisi pasar secara umum belum tentu mencerminkan koin yang ingin kamu beli. Bandingkan perubahan harga aset tersebut dengan Bitcoin pada periode yang sama.
Setelah itu, pelajari proyeknya, kegunaan token, jadwal penambahan pasokan, likuiditas, dan risiko yang dapat memengaruhi harga.
4. Lengkapi dengan Grafik dan Volume
Gunakan grafik untuk menentukan level harga yang relevan dengan rencana transaksimu. Periksa pula volume dan spread agar kamu memahami kondisi perdagangan aset tersebut.
Skor indeks membantu membaca konteks pasar, sedangkan keputusan masuk dan keluar tetap membutuhkan analisis aset serta batas risiko yang jelas.
5. Susun Rencana Sebelum Membeli
Tentukan alasan membeli, jumlah dana yang digunakan, kondisi untuk mengevaluasi posisi, serta batas kerugian yang sanggup ditanggung.
Hindari memperbesar transaksi hanya karena istilah altseason sedang ramai. Rencana yang dibuat sebelum membeli membantu kamu mengevaluasi keputusan dengan lebih terarah.
Perbedaan Altcoin Season Index dan Bitcoin Dominance
Keduanya sering dibahas bersamaan, tetapi menjawab pertanyaan yang berbeda.
| Indikator | Hal yang Diamati | Pertanyaan yang Dijawab |
|---|---|---|
| Altcoin Season Index | Kinerja harga sejumlah altcoin dibandingkan Bitcoin. | Seberapa banyak altcoin mengungguli Bitcoin? |
| Bitcoin Dominance | Pangsa kapitalisasi pasar Bitcoin terhadap total kapitalisasi pasar crypto menurut penyedia data. | Seberapa besar bagian Bitcoin dalam pasar crypto? |
Kamu dapat memperlakukannya sebagai dua sudut pandang yang saling melengkapi. Namun, jangan menganggap perubahan keduanya harus selalu searah karena dasar perhitungannya berbeda.
Keterbatasan Altcoin Season Index
Ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum menggunakan indeks ini.
Pertama, indeks membaca masa lalu. Perbandingan 90 hari tidak memberi kepastian tentang pergerakan harga berikutnya. Ketika skor tinggi, sebagian kenaikan harga mungkin sudah berlangsung.
Kedua, indeks hanya mencakup kelompok tertentu. Hasilnya tidak mewakili seluruh token di pasar, terutama aset kecil yang tidak masuk kelompok perhitungan.
Ketiga, indeks tidak menilai kualitas proyek. Sebuah token dapat mengungguli Bitcoin tanpa memiliki fundamental yang sesuai dengan kebutuhan investasimu.
Keempat, skor tinggi bukan jaminan semua altcoin naik. Pemilihan aset, harga beli, biaya transaksi, dan waktu menjual tetap memengaruhi hasil yang kamu peroleh.
Dengan memahami batas tersebut, kamu dapat menggunakan indeks secara lebih proporsional.
Memantau Altcoin dan Menyusun Rencana Transaksi di Nanovest
Setelah membaca kondisi pasar melalui Altcoin Season Index, kamu bisa melanjutkan riset terhadap aset kripto yang tersedia di Nanovest.
Mulailah dengan mempelajari karakteristik aset, membandingkan kinerjanya dengan Bitcoin, lalu mengamati grafik harga. Sesuaikan jumlah transaksi dengan kebutuhan dan kemampuan menanggung risiko.
Gunakan hasil riset tersebut untuk menyusun keputusan sendiri. Label altcoin season sebaiknya menjadi konteks analisis, bukan alasan tunggal untuk membeli.
FAQ tentang Altcoin Season Index
Apakah skor 75 berarti altcoin akan naik 75%?
Tidak. Skor tersebut menunjukkan proporsi altcoin yang mengungguli Bitcoin dalam kelompok dan periode perhitungan, bukan besarnya kenaikan harga.
Apakah skor 50 termasuk Bitcoin season?
Dalam klasifikasi BlockchainCenter, skor 50 berada di wilayah netral atau transisi. Bitcoin season berada pada skor maksimal 25.
Mengapa skor BlockchainCenter dan CoinMarketCap berbeda?
Salah satu alasannya adalah cakupan kelompok koin. BlockchainCenter menggunakan 50 koin teratas dengan pengecualian tertentu, sedangkan CoinMarketCap menggunakan 100 koin sesuai metodologinya.
Apakah altcoin season waktu terbaik untuk membeli?
Tidak ada skor indeks yang dapat memastikan waktu pembelian terbaik. Evaluasi harga aset, fundamental, likuiditas, dan risiko sebelum bertransaksi.
Apakah Altcoin Season Index bisa menentukan koin yang akan naik?
Tidak. Indeks memberikan gambaran kinerja kelompok altcoin terhadap Bitcoin, bukan prediksi harga setiap koin.






