Crazy rich Indonesia sering menarik perhatian karena kekayaan dan gaya hidupnya. Namun, di balik aset bernilai besar, ada perjalanan panjang dalam membangun bisnis, membeli kepemilikan perusahaan, dan mengembangkan investasi.
Sebagian sosok memiliki kekayaan yang berkaitan erat dengan saham perusahaan. Ada pula investor yang membangun portofolionya melalui riset dan kesabaran. Meski sama-sama berhubungan dengan saham, kepemilikan bisnis dan investasi jangka panjang memiliki konteks berbeda dari trading harian.
Daftar Crazy Rich Indonesia dan Sumber Kekayaannya
Berikut 10 sosok crazy rich Indonesia beserta sumber kekayaannya dan pelajaran investasi yang bisa dipelajari. Urutan ini bukan peringkat orang terkaya.
1. Lo Kheng Hong, Membangun Kekayaan melalui Investasi Saham
Sumber kekayaan yang dikenal: investasi saham.
Lo Kheng Hong merupakan salah satu contoh paling relevan ketika membahas orang Indonesia yang membangun kekayaan melalui pasar saham.
Dalam Investment Festival ITB pada 2024, ia membagikan perjalanan investasi dari modal sederhana. Ia menekankan disiplin, kesabaran, dan pentingnya memahami perusahaan sebelum membeli saham. Risetnya mencakup laporan tahunan, laba, bidang usaha, serta kualitas manajemen perusahaan.
Kisahnya menunjukkan bahwa investasi membutuhkan proses belajar. Investor perlu memahami alasan membeli sebuah saham, kemudian menilai apakah perkembangan bisnisnya masih sesuai dengan harapan.
Pelajaran investasi: pahami perusahaan di balik saham dan hindari membeli hanya karena sedang ramai dibicarakan.
2. Robert Budi Hartono, Kekayaan dari Djarum dan Kepemilikan Saham BCA
Sumber kekayaan yang dikenal: bisnis Djarum dan kepemilikan saham BCA melalui keluarga Hartono.
Robert Budi Hartono merupakan sosok di balik kelompok usaha Djarum. Bersama keluarganya, ia mengembangkan bisnis ke berbagai sektor.
Reuters melaporkan bahwa sebagian besar kekayaan keluarga Hartono berasal dari kepemilikan mayoritas di Bank Central Asia atau BCA. Hal ini memperlihatkan besarnya peran kepemilikan perusahaan dalam pembentukan kekayaan keluarga tersebut.
Kepemilikan itu memiliki konteks bisnis jangka panjang. Investor ritel bisa mengambil pelajaran dari pentingnya mempelajari kualitas usaha, meskipun skala modal dan pengaruh terhadap perusahaan sangat berbeda.
Pelajaran investasi: perhatikan bagaimana perusahaan memperoleh pendapatan, mempertahankan pelanggan, dan menghadapi persaingan.
3. Prajogo Pangestu, Mengembangkan Bisnis Petrokimia dan Energi
Sumber kekayaan yang dikenal: petrokimia, energi, dan kepemilikan perusahaan.
Prajogo Pangestu memulai bisnis di sektor perkayuan sebelum berkembang ke petrokimia dan energi. Forbes mencatat perjalanan perusahaan yang berkaitan dengannya, termasuk Barito Pacific, Chandra Asri, Petrindo Jaya Kreasi, dan Barito Renewables.
Kekayaannya berkaitan dengan pengembangan bisnis dan nilai saham yang dimiliki. Karena itu, perjalanan Prajogo tidak tepat disederhanakan sebagai keberhasilan trading saham.
Nilai kekayaan berbasis saham juga dapat berubah tajam. Forbes pernah melaporkan penurunan estimasi kekayaannya lebih dari US$11 miliar dalam satu hari pada Januari 2024.
Pelajaran investasi: kenaikan nilai portofolio belum menjadi keuntungan tunai sebelum direalisasikan, dan nilainya masih dapat turun.
4. Anthoni Salim, Investasi di Berbagai Sektor Bisnis
Sumber kekayaan yang dikenal: kepemilikan bisnis dan investasi lintas sektor.
Anthoni Salim memimpin Salim Group, yang memiliki investasi di sektor makanan, ritel, perbankan, telekomunikasi, dan energi.
Forbes mencatat keterkaitannya dengan Indofood serta kepemilikan keluarga Salim di First Pacific, perusahaan investasi yang tercatat di Hong Kong. Portofolionya juga mencakup kepemilikan di sejumlah perusahaan pertambangan dan energi.
Kisah ini memperlihatkan bahwa investasi dapat dilakukan melalui kepemilikan berbagai bisnis. Namun, memiliki banyak perusahaan tetap membutuhkan pemahaman terhadap risiko setiap sektor.
Pelajaran investasi: diversifikasi perlu disertai pemahaman aset, karena banyaknya kepemilikan saja tidak menjamin portofolio aman.
5. Low Tuck Kwong, Kekayaan dari Bisnis Batu Bara
Sumber kekayaan yang dikenal: bisnis pertambangan batu bara melalui Bayan Resources.
Low Tuck Kwong dikenal sebagai pengusaha di balik Bayan Resources. Perkembangan bisnis batu bara berperan besar dalam pertumbuhan kekayaannya.
The Wall Street Journal mengulas bagaimana permintaan batu bara dan pengembangan operasional Bayan menjadi bagian penting dalam keberhasilan bisnisnya.
Kisahnya memberi gambaran tentang hubungan antara permintaan komoditas, kemampuan operasional perusahaan, dan nilai bisnis. Bagi investor saham, sektor komoditas perlu dipelajari bersama siklus harga dan biaya produksinya.
Pelajaran investasi: saat menilai perusahaan komoditas, perhatikan harga jual, biaya produksi, dan perubahan permintaan.
6. Chairul Tanjung, Membangun Kelompok Usaha CT Corp
Sumber kekayaan yang dikenal: bisnis keuangan, ritel, media, dan layanan konsumen.
Chairul Tanjung dikenal melalui CT Corp. Forbes mencatat kelompok usahanya bergerak dalam layanan keuangan, pengoperasian gerai ritel Transmart, stasiun televisi, serta sejumlah bisnis waralaba.
Kekayaannya berkaitan dengan pembangunan dan kepemilikan bisnis di berbagai sektor. Perjalanan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan aset juga dapat berasal dari pengembangan usaha dan investasi strategis.
Bagi pembaca yang sedang belajar saham, produk atau merek yang dikenal bisa menjadi titik awal untuk mengenali perusahaan. Selanjutnya, tetap diperlukan pemeriksaan laporan keuangan dan prospek bisnis.
Pelajaran investasi: popularitas merek perlu diuji dengan kinerja keuangan dan harga investasi yang masuk akal.
7. Dato Sri Tahir, Mengembangkan Mayapada Group
Sumber kekayaan yang dikenal: bisnis Mayapada Group.
Dato Sri Tahir, yang memiliki nama lahir Ang Tjoen Ming, dikenal sebagai pendiri Mayapada Group. Fortune Indonesia mengulas perjalanannya dari keluarga pembuat becak menjadi pendiri kelompok usaha besar.
Kisahnya memperlihatkan bahwa pembangunan kekayaan dapat berlangsung melalui pengembangan bisnis secara bertahap. Pembaca bisa menjadikannya inspirasi untuk memahami hubungan antara kemampuan usaha, pengelolaan modal, dan kepemilikan aset.
Dalam investasi saham, perjalanan pendiri merupakan salah satu bahan riset. Keputusan membeli tetap perlu mempertimbangkan kondisi perusahaan saat ini.
Pelajaran investasi: reputasi pemilik penting untuk dipelajari bersama tata kelola dan laporan keuangan perusahaan.
8. Sri Prakash Lohia, Kekayaan dari Industri melalui Indorama
Sumber kekayaan yang dikenal: industri pupuk, polimer, dan petrokimia.
Sri Prakash Lohia mendirikan Indorama bersama ayahnya setelah pindah dari India ke Indonesia pada 1970-an. Bisnis yang bermula dari produksi benang berkembang menjadi kelompok industri yang menghasilkan berbagai bahan baku dan produk industri.
Forbes menyebut sebagian besar kekayaannya berasal dari produksi pupuk dan polimer.
Kisah ini memperlihatkan bahwa perusahaan pemasok bahan baku juga dapat membangun nilai bisnis besar. Produk mereka mungkin jarang terlihat langsung oleh konsumen, tetapi digunakan oleh berbagai industri.
Pelajaran investasi: pelajari pelanggan perusahaan, kebutuhan terhadap produknya, dan posisi bisnis dalam rantai pasok.
9. Agoes Projosasmito, Investasi di Pertambangan dan Energi
Sumber kekayaan yang dikenal: pertambangan dan investasi.
Agoes Projosasmito memiliki rekam jejak panjang di pasar modal dan industri pertambangan. Forbes mencatat kepemilikannya di Amman Mineral Internasional, serta saham di perusahaan seperti Medco Energi Internasional, Bumi Resources, dan Bumi Resources Minerals.
Kisahnya relevan untuk memahami investasi melalui kepemilikan perusahaan. Membeli saham dapat menjadi bagian dari strategi bisnis yang lebih luas, termasuk keterlibatan dalam pengembangan perusahaan.
Meski demikian, investasi pada beberapa perusahaan di sektor terkait tetap dapat menghadapi risiko yang sama, misalnya perubahan harga komoditas.
Pelajaran investasi: periksa hubungan antar-aset agar portofolio tidak terlalu bergantung pada satu sektor.
10. Garibaldi Thohir, Kepemilikan Bisnis Energi dan Investasi Perusahaan
Sumber kekayaan yang dikenal: batu bara dan kepemilikan perusahaan.
Garibaldi Thohir, atau Boy Thohir, dikenal melalui bisnis energi. Forbes mencatatnya sebagai pemegang saham signifikan Alamtri Resources Indonesia, yang sebelumnya bernama Adaro Energy Indonesia.
Ia bersama mitranya membeli Adaro pada 2005. Forbes juga mencatat kepemilikannya di Merdeka Battery Materials serta perjalanan bisnisnya di bidang pembiayaan kendaraan.
Perjalanan ini memperlihatkan peran akuisisi dan kepemilikan perusahaan dalam membangun kekayaan. Bagi investor ritel, kisah tersebut bisa menjadi awal untuk mempelajari strategi ekspansi perusahaan.
Pelajaran investasi: pahami tujuan ekspansi, kebutuhan modal, dan risiko pendanaan sebelum menilai prospek sebuah saham.
Daftar Crazy Rich Indonesia dan Sahamnya
| Crazy Rich / Investor | Saham & Kepemilikan |
|---|---|
| 1. Lo Kheng Hong | GJTL, DILD, BMTR, ABMM, SIMP, LSIP, CFIN Contoh portofolio pribadi yang diberitakan pada 2026. |
| 2. Robert Budi Hartono | BBCA Kepemilikan melalui PT Dwimuria Investama Andalan. |
| 3. Prajogo Pangestu | BRPT, TPIA, BREN, CUAN, PTRO Kepemilikan langsung maupun melalui jaringan perusahaan. |
| 4. Anthoni Salim | INDF, ICBP, BUMI, MEDC, AMMN Kepemilikan langsung dan tidak langsung; ICBP melalui INDF. |
| 5. Low Tuck Kwong | BYAN, MYOH Kepemilikan langsung yang tercatat dalam laporan perusahaan. |
| 6. Chairul Tanjung | MEGA, BBHI, GIAA MEGA dan BBHI melalui Mega Corpora; GIAA merupakan rekam jejak kepemilikan yang dipublikasikan. |
| 7. Dato Sri Tahir | MAYA, SRAJ Kepemilikan pribadi dan keluarga, termasuk melalui perusahaan. |
| 8. Sri Prakash Lohia | INDR Melalui perusahaan dan trust dengan Lohia serta keluarga sebagai penerima manfaat. |
| 9. Agoes Projosasmito | AMMN, MEDC, BUMI, BRMS Kepemilikan yang dicatat dalam profil Forbes. |
| 10. Garibaldi Thohir | ADRO, AADI, MBMA Kepemilikan yang dipublikasikan dalam profil dan laporan perusahaan. |
Siapa yang Kaya Berkat Investasi atau Trading Saham?
Dari daftar tersebut, Lo Kheng Hong merupakan contoh yang paling langsung untuk pembahasan membangun kekayaan melalui investasi saham. Ia membagikan pengalaman tentang riset perusahaan, disiplin, dan kesabaran dalam berinvestasi.
Baca Juga: Siapa Itu Lo Kheng Hong? Strategi Investasi, Saham, dan Tips Investasi
Sementara itu, kekayaan banyak konglomerat berkaitan dengan bisnis dan kepemilikan saham perusahaan. Hal tersebut tidak membuktikan bahwa mereka memperoleh kekayaan melalui trading harian.
Untuk sosok yang dikenal menekuni trading saham, Ellen May merupakan nama yang relevan. Gramedia mencatat pengalamannya sebagai trader dan investor sejak 2007. Namun, profil tersebut tidak cukup untuk menetapkan total kekayaan pribadi atau memastikan seluruh hartanya berasal dari trading.
Bagaimana dengan Crazy Rich dari Kripto?
Cerita kekayaan dari kripto perlu dibaca dengan memperhatikan sumber informasinya. Contohnya, pemberitaan tentang Timothy Ronald memuat klaim mengenai keuntungan investasi Bitcoin. Klaim tersebut tidak sama dengan laporan audit independen atas seluruh kekayaannya.
Baca Juga: Timothy Ronald: Profil, Perjalanan Karier, dan Strategi Investasi Kripto
Sebelum menjadikan cerita seseorang sebagai inspirasi investasi, periksa apakah keuntungan sudah direalisasikan, apakah kerugian ikut ditampilkan, dan apakah sumber pendapatannya juga mencakup bisnis atau layanan edukasi.
Gaya hidup mewah bukan bukti bahwa strategi investasi seseorang dapat menghasilkan keuntungan yang sama untuk kamu.
Mulai Bangun Kebiasaan Investasi melalui Nanovest
Kisah crazy rich Indonesia dapat menjadi pintu masuk untuk mempelajari cara kerja bisnis dan aset. Langkah berikutnya adalah menentukan tujuan keuangan, memahami risiko, dan menyisihkan modal sesuai kemampuan.
Nanovest menyediakan akses ke saham AS, aset kripto, dan emas digital. Menurut situs resminya, investasi pada produk tersebut dapat dimulai dari Rp5.000.
Melalui pilihan produk tersebut, kamu dapat mempelajari:
- Saham AS: mengenali bisnis perusahaan dan faktor yang memengaruhi nilai sahamnya.
- Kripto: memahami aset digital beserta risiko perubahan harga yang tinggi.
- Emas digital: mempelajari emas sebagai salah satu pilihan aset untuk diversifikasi.
Mulailah dengan nominal yang sesuai kondisi keuangan, periksa biaya dan ketentuan produk, lalu evaluasi secara berkala. Diversifikasi membantu membagi eksposur, tetapi tidak menghapus risiko kerugian.
Kenali pilihan investasi di Nanovest dan mulai belajar membangun portofolio sesuai tujuanmu.
FAQ tentang Crazy Rich Indonesia
Apa itu crazy rich Indonesia?
Crazy rich Indonesia adalah istilah populer untuk menyebut orang Indonesia yang memiliki kekayaan sangat besar. Istilah ini tidak memiliki batas nominal resmi dan sering digunakan untuk menggambarkan pengusaha, investor, atau keluarga dengan aset bernilai tinggi.
Dari mana sumber kekayaan crazy rich Indonesia?
Sumbernya beragam, antara lain keuntungan bisnis, kepemilikan saham perusahaan, investasi, properti, dan warisan. Karena itu, kekayaan seseorang tidak dapat langsung dianggap berasal dari trading hanya berdasarkan gaya hidupnya.
Siapa orang Indonesia yang dikenal kaya dari investasi saham?
Lo Kheng Hong merupakan salah satu contoh yang dikenal membangun kekayaan melalui investasi saham. Ia menekankan pentingnya memahami perusahaan, membaca laporan tahunan, serta berinvestasi dengan disiplin dan kesabaran.
Apakah para crazy rich Indonesia menjadi kaya karena trading saham?
Tidak semuanya. Banyak konglomerat membangun kekayaan melalui pengembangan bisnis dan kepemilikan saham perusahaan. Kepemilikan tersebut memiliki konteks berbeda dari trading saham yang berfokus pada perubahan harga dalam jangka lebih pendek.
Apakah ada orang Indonesia yang mengaku kaya dari kripto?
Ada figur publik yang membagikan klaim keuntungan investasi kripto, termasuk Timothy Ronald. Namun, klaim yang diberitakan tidak sama dengan bukti audit independen atas total kekayaan maupun sumber pendapatannya.
Apakah mengikuti investasi crazy rich pasti menguntungkan?
Tidak. Harga beli, modal, tujuan, jangka waktu, dan kemampuan menanggung kerugian setiap orang berbeda. Meniru pilihan aset seseorang tanpa memahami risikonya dapat menyebabkan keputusan yang tidak sesuai dengan kondisi keuanganmu.
Bagaimana cara mulai investasi melalui Nanovest?
Mulailah dengan menentukan tujuan keuangan dan mempelajari produk yang ingin dibeli. Nanovest menyediakan akses ke saham AS, aset kripto, dan emas digital dengan nominal awal yang menurut situs resminya mulai dari Rp5.000. Periksa biaya, ketentuan, dan risiko setiap produk sebelum bertransaksi.






