Saham SpaceX kembali menjadi perhatian investor setelah Elon Musk mengisyaratkan perubahan nama unit kecerdasan buatan perusahaan menjadi SpaceXSI. Langkah tersebut memperkuat posisi SpaceX yang kini semakin mengembangkan bisnisnya di bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dalam perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026, saham SpaceX (SPCX) ditutup di level US$158,96, naik 7,35% dalam sehari. Kenaikan tersebut membawa penguatan mingguan saham SPCX menjadi sekitar 7%.
Elon Musk Isyaratkan Perubahan SpaceXAI Jadi SpaceXSI
Melalui unggahannya di X, Elon Musk mengatakan bahwa istilah AI akan mulai ditinggalkan dan digantikan dengan SI, yang merujuk pada Super Intelligence. Musk juga menyebut SpaceX sebagai perusahaan super intelligence.
Ketika ditanya apakah nama SpaceXAI akan diubah menjadi SpaceXSI, Musk mengonfirmasi bahwa perubahan tersebut akan dilakukan.
Jika terealisasi, perubahan ini akan menjadi kali ketiga unit AI SpaceX berganti identitas sejak perusahaan mengakuisisi xAI pada Februari. Unit tersebut kemudian menggunakan nama SpaceXAI pada Juli 2026.
Perubahan istilah ini juga muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong penggunaan istilah Super Intelligence dalam kebijakan pemerintah. Trump sebelumnya mengumumkan pembentukan Super Intelligence Force untuk mengoordinasikan pengembangan teknologi tersebut.
Saham SPCX Dinilai Masih Berpotensi Naik
Selain kabar mengenai bisnis AI, perhatian investor terhadap SPCX juga meningkat menjelang Starship Flight 15.
Morgan Stanley mempertahankan target harga SPCX di US$300 dan menilai saham tersebut masih relatif murah dibandingkan potensi pertumbuhannya. Target tersebut menunjukkan potensi kenaikan sekitar 89% dari level penutupan US$158,96.
Menurut Morgan Stanley, perkembangan SpaceX dalam beberapa bulan ke depan dapat membuat investor semakin melihat peran perusahaan dalam mengatasi kebutuhan besar terhadap energi dan chip, yang berpotensi mendorong pertumbuhan pendapatan sekaligus meningkatkan valuasi saham.
Meski demikian, target harga analis bukan merupakan jaminan bahwa saham akan mencapai level tersebut. Investor tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasar dan risiko investasi sebelum mengambil keputusan.
Starship dan Bisnis AI Jadi Perhatian Investor
Perkembangan Starship menjadi salah satu katalis yang turut diperhatikan investor. Pada pekan sebelumnya, Starship berhasil mencapai orbit dan membawa 26 satelit Starlink generasi terbaru sebelum menyelesaikan misinya dengan pendaratan di kawasan Pasifik.
SpaceX juga mencatat aktivitas peluncuran yang cukup padat. Pada Kamis, perusahaan menyelesaikan tiga misi dalam waktu kurang dari 13 jam, termasuk misi NASA Crew-13 menuju International Space Station, Transporter-18, serta misi NROL-97.
Transporter-18 juga membawa satelit milik Planet Labs yang dilengkapi Tensor Processing Units (TPU) dari Google (GOOGL). Satelit tersebut menjadi bagian dari Project Suncatcher, sebuah eksperimen untuk menguji penggunaan chip AI di luar angkasa.
Eksperimen ini akan melihat kemampuan perangkat keras AI untuk beroperasi secara andal di lingkungan luar angkasa. Google menyatakan telah berhasil berkomunikasi dengan satelit dan perangkat tersebut berjalan sesuai harapan.
Prospek SPCX di Tengah Ekspansi AI
Pergerakan saham SPCX menunjukkan bahwa investor semakin memperhatikan perkembangan SpaceX di luar bisnis roket dan satelit.
Dengan ekspansi ke sektor AI, pengembangan Starship, serta teknologi komputasi di orbit, SpaceX berpotensi memiliki beberapa sumber pertumbuhan baru di masa depan.
Namun, perkembangan tersebut juga datang dengan risiko. Kinerja saham SPCX tetap dapat dipengaruhi oleh keberhasilan misi luar angkasa, perkembangan teknologi, sentimen pasar, serta kemampuan perusahaan mengubah berbagai proyek tersebut menjadi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Bagi investor, perkembangan terbaru ini menjadi salah satu hal yang menarik untuk dipantau, terutama menjelang agenda penting SpaceX berikutnya.
SpaceX Perluas Ambisi dari Starship hingga AI
Ekspansi AI, perkembangan Starship, hingga komputasi di orbit semakin menjadi perhatian investor. Pantau SPCX dan saham teknologi AS lainnya melalui Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Stocktwits: SPCX Stock Climbs Overnight: Musk Teases SpaceXSI After Trump’s SI Push — Analyst Calls Shares ‘Unusually Cheap’





