SpaceX (SPCX) kembali mengirim astronaut ke International Space Station (ISS), menegaskan peran perusahaan dalam program penerbangan antariksa berawak NASA ketika pengembangan Starship mulai memasuki fase baru.
Roket Falcon 9 meluncurkan misi Crew-13 pada Kamis, 1 Oktober pukul 11.10 EDT dari Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Space Force Station, Florida. Kapsul Crew Dragon Grace membawa empat anggota kru yang akan menjalani misi sekitar enam bulan di ISS.
Peluncuran tersebut sebelumnya dijadwalkan pada 12 September, tetapi tertunda hampir tiga minggu setelah kebocoran ditemukan pada sistem propulsi Dragon Grace saat pemeriksaan sebelum penerbangan. Setelah perbaikan, SpaceX akhirnya mendapat kondisi cuaca yang memadai untuk melakukan peluncuran.
Keberhasilan Crew-13 datang hanya beberapa hari setelah pencapaian penting lain SpaceX. Starship untuk pertama kalinya berhasil mencapai orbit Bumi sekaligus mengirimkan 26 satelit Starlink V3. Perkembangan tersebut membuat dua sistem SpaceX kini berada pada fase berbeda: Falcon 9 dan Dragon menjalankan operasi rutin NASA, sedangkan Starship semakin mendekati peran operasional yang lebih besar.
Baca juga: Starship Capai Orbit, Luncurkan 26 Satelit Starlink
Crew-13 Tempuh Perjalanan Kurang dari 8 Jam
Crew-13 membawa astronaut NASA Jessica Watkins dan Luke Delaney, astronaut Canadian Space Agency Joshua Kutryk, serta kosmonaut Roscosmos Sergey Teteryatnikov. Watkins menjadi satu-satunya anggota yang sebelumnya pernah terbang ke luar angkasa, sementara tiga anggota lainnya menjalani penerbangan antariksa pertama mereka.
Watkins sebelumnya terbang bersama Crew-4 dan kini menjadi astronaut NASA pertama yang meluncur menggunakan Crew Dragon sebanyak dua kali. Ia juga menjadi perempuan kulit hitam pertama yang memimpin sebuah kru menuju orbit.
Perjalanan Dragon Grace menuju ISS berlangsung sekitar 7 jam 50 menit. NASA menyebut perjalanan tersebut sebagai waktu tercepat dari peluncuran hingga docking yang dilakukan wahana antariksa AS sepanjang sejarah ISS. Dragon dijadwalkan melakukan docking otomatis ke bagian depan modul Harmony sekitar pukul 19.00 EDT.
Falcon 9 yang membawa mereka juga kembali menunjukkan kemampuan reusable SpaceX. Booster tahap pertamanya berhasil kembali setelah peluncuran dan mendarat di Cape Canaveral. Penerbangan Crew-13 merupakan misi ketiga bagi booster tersebut setelah sebelumnya digunakan untuk peluncuran Starlink dan Crew-12.
Setelah tiba di ISS, keempat anggota Crew-13 akan bergabung dengan Expedition 75 dan tinggal selama sekitar enam bulan. Mereka menggantikan Crew-12, yang akan kembali ke Bumi menggunakan Dragon Freedom setelah proses serah terima.
Dragon Masih Jadi Tulang Punggung Penerbangan Berawak AS
Crew-13 merupakan misi kru operasional ke-13 yang diterbangkan SpaceX untuk NASA, tidak termasuk penerbangan uji pada 2020. Frekuensi tersebut memperlihatkan bagaimana Falcon 9 dan Crew Dragon telah berkembang dari program Commercial Crew menjadi bagian rutin dari transportasi astronaut AS menuju orbit rendah Bumi.
Posisi Dragon semakin penting karena hingga kini masih menjadi satu-satunya wahana antariksa AS yang aktif menerbangkan astronaut menuju ISS. Boeing Starliner belum kembali melakukan penerbangan berawak sejak misi uji pada 2024 mengalami masalah.
NASA menyatakan misi Starliner berikutnya akan berupa penerbangan kargo tanpa awak yang dijadwalkan paling cepat Desember. Sementara itu, penerbangan berawak Starliner ditargetkan baru dapat berlangsung pada pertengahan 2028.
Kondisi tersebut membuat NASA masih memperpanjang penggunaan Dragon. Badan antariksa AS baru-baru ini memberikan kontrak untuk tiga misi Crew Dragon tambahan pada 2027 dan 2028 guna memastikan transportasi astronaut menuju ISS tetap tersedia.
Crew-13 juga membawa agenda penelitian yang mencakup produksi jaringan dari sel punca manusia untuk pengembangan pengobatan personal, pemodelan penyakit dan pengujian obat, sistem pertumbuhan tanaman yang lebih otonom, hingga penelitian kesehatan manusia dalam kondisi mikrogravitasi.
Starship Disiapkan Menggantikan Falcon 9 dan Dragon
Meski Crew Dragon masih menjadi bagian penting dari operasi NASA, SpaceX sudah memiliki rencana untuk mengakhiri penggunaan sistem tersebut dalam jangka panjang.
Perusahaan berencana menghentikan operasi Crew Dragon, Cargo Dragon, dan Falcon 9 setelah Starship beroperasi penuh. Namun, kontrak tambahan NASA hingga 2028 menunjukkan bahwa transisi tersebut tidak akan berlangsung secara instan.
Perkembangan Starship dalam beberapa hari terakhir membuat rencana tersebut semakin relevan. Starship baru saja mencatat pencapaian penting dengan mencapai orbit Bumi dan mengirimkan 26 satelit Starlink V3. Keberhasilan itu menjadi langkah penting setelah penerbangan-penerbangan sebelumnya berhenti sebelum mencapai orbit.
Namun, Crew-13 menunjukkan bahwa Falcon 9 dan Dragon masih memiliki fungsi berbeda yang belum langsung digantikan Starship. Dragon telah memiliki rekam operasional untuk membawa astronaut ke ISS, sedangkan Starship masih berada dalam proses pengembangan menuju operasi reguler.
Artinya, dalam beberapa tahun ke depan, SpaceX kemungkinan masih akan menjalankan kedua generasi sistem tersebut secara bersamaan. Falcon 9 dan Dragon menopang misi komersial serta berawak yang sudah berjalan, sementara Starship dikembangkan untuk membawa kapasitas lebih besar dan mendukung rencana penerbangan antariksa SpaceX berikutnya.
Bagi investor, perkembangan Crew-13 dan Starship memberikan dua indikator berbeda untuk dicermati: konsistensi operasi SpaceX saat ini dan progres teknologi yang diharapkan menopang ekspansi perusahaan di masa depan. Saham SpaceX (SPCX) sendiri ditutup di US$148,07 pada Kamis, turun 1,85%, sebelum naik sekitar 0,53% pada perdagangan overnight berdasarkan data Yahoo Finance dalam sumber.
SpaceX Terus Melaju dari Dragon hingga Starship
Crew-13 kembali menunjukkan peran penting Dragon bagi NASA, sementara Starship bersiap untuk generasi berikutnya. Ikuti perkembangan SPCX dan saham AS lainnya melalui Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- NASA: NASA’s SpaceX Crew-13 Launches to International Space Station
- Yahoo Finance: SpaceX successfully launches NASA Crew-13 astronauts to ISS
- The Guardian: SpaceX launches crew to ISS successfully: ‘Thanks for an amazing ride’





