Micron Technology (MU) menjadi salah satu perusahaan semikonduktor yang menarik perhatian menjelang laporan keuangan kuartal IV tahun fiskal 2026.
Perusahaan yang dikenal sebagai salah satu pemain utama di industri memory chip ini dijadwalkan merilis laporan keuangan setelah penutupan perdagangan pada Rabu, 30 September 2026.
Ekspektasi terhadap kinerja Micron cukup tinggi. Selain pertumbuhan bisnis memory chip, investor juga akan mencermati perkembangan permintaan dari industri artificial intelligence (AI) serta kemungkinan adanya program pembelian kembali saham.
Pendapatan Micron Diproyeksikan Melonjak
Analis memperkirakan pendapatan Micron pada kuartal IV mencapai sekitar US$51,24 miliar, meningkat sekitar 353% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika terealisasi, pertumbuhan tersebut akan menjadi salah satu lonjakan pendapatan terbesar dalam sejarah perusahaan.
Laba per saham (EPS) yang telah disesuaikan juga diperkirakan mencapai sekitar US$31,59, atau naik hampir 943% secara tahunan.
Kinerja tersebut mencerminkan kondisi pasar memory chip yang semakin ketat. Permintaan terhadap DRAM dan NAND terus meningkat, sementara ketersediaan pasokan masih menjadi perhatian di industri.
Kondisi supply yang terbatas juga memberikan ruang bagi kenaikan harga memory chip, yang pada akhirnya dapat menopang pendapatan dan margin Micron.
AI Jadi Salah Satu Pendorong Utama
Perkembangan AI menjadi salah satu faktor penting di balik meningkatnya kebutuhan terhadap memory chip.
Pembangunan data center dan infrastruktur AI membutuhkan kapasitas memory yang besar, terutama untuk menjalankan sistem komputasi berperforma tinggi.
Micron memiliki eksposur terhadap DRAM dan High Bandwidth Memory (HBM), komponen yang banyak digunakan dalam infrastruktur AI.
Karena itu, komentar manajemen mengenai permintaan HBM, kondisi pasokan memory, serta prospek bisnis data center akan menjadi salah satu bagian yang diperhatikan investor dalam laporan keuangan mendatang.
Analis Naikkan Target Harga Micron
Sejumlah analis juga meningkatkan ekspektasi mereka terhadap saham Micron menjelang earnings.
Wells Fargo mempertahankan rating Overweight dan menaikkan target harga MU menjadi US$ 1.525 dari US$1.400.
Sementara itu, Citi meningkatkan target harga Micron menjadi US$1.300 dari US$1.150 dan mempertahankan rating Buy.
Kedua analis tersebut menyoroti kondisi pasar DRAM dan NAND yang masih mengalami keterbatasan pasokan.
Selain hasil keuangan, investor akan mencermati durasi kondisi supply yang ketat, perkembangan Strategic Customer Agreements (SCA), serta kemampuan Micron memenuhi permintaan pelanggan.
Buyback Saham Jadi Katalis yang Dinantikan
Selain fundamental bisnis, program share buyback juga menjadi salah satu perhatian investor.
Micron memiliki otorisasi pembelian kembali saham senilai US$10 miliar. Hingga laporan kuartal III, sekitar US$2,16 miliar masih tersisa dari program tersebut.
Micron tidak melakukan pembelian kembali saham selama kuartal III.
Namun, perusahaan sebelumnya menghadapi pembatasan terkait program buyback sebagai bagian dari kesepakatan pendanaan melalui CHIPS Act. Pembatasan tersebut diperkirakan berakhir pada Desember 2026.
Jika Micron kembali memperluas program buyback setelah periode tersebut, aksi korporasi ini dapat menjadi faktor tambahan yang diperhatikan pasar di samping kinerja operasional perusahaan.
Saham MU Jadi Perhatian Investor
Pergerakan saham Micron juga menunjukkan momentum yang kuat sepanjang 2026.
Saham MU tercatat naik sekitar 279% sejak awal tahun, sementara dalam September saja pergerakannya telah meningkat sekitar 13%.
Kenaikan tersebut membuat laporan keuangan mendatang menjadi semakin penting karena investor akan mencari petunjuk apakah pertumbuhan bisnis memory chip dan AI dapat terus dipertahankan.
Dengan ekspektasi earnings yang tinggi, perhatian pasar tidak hanya tertuju pada apakah Micron mampu memenuhi proyeksi analis, tetapi juga pada outlook perusahaan untuk kuartal dan tahun berikutnya.
Bagi investor yang mengikuti sektor semikonduktor dan AI, laporan keuangan Micron dapat menjadi salah satu indikator untuk melihat bagaimana kuatnya permintaan terhadap infrastruktur AI tercermin dalam bisnis perusahaan chip.
Laporan keuangan Micron akan menjadi salah satu agenda penting di sektor semikonduktor pekan ini. Selain angka pendapatan dan laba, investor akan mencermati prospek memory chip, permintaan AI, kondisi pasokan, serta potensi buyback saham perusahaan.
Micron Jelang Earnings, Pantau MU
Earnings Micron akan menyoroti pertumbuhan bisnis memory chip, permintaan HBM, dan prospek AI. Pantau MU dan saham teknologi AS melalui Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Stocktwits: Micron Earnings Preview: Analysts See Over 350% Revenue Jump As Retail Bulls Bet On Fresh Buyback






