Setelah berbulan-bulan investor bertanya berapa besar uang yang akan dihabiskan untuk AI, malam ini pertanyaannya berubah: seberapa besar hasil yang mulai terlihat dari belanja tersebut?
Jawabannya bisa datang dari Nvidia.
Saham teknologi kembali mendapat ruang bernapas pada perdagangan Selasa (25/8). S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones ditutup menguat ketika saham teknologi pulih dari tekanan sebelumnya. Penurunan harga minyak dan yield Treasury ikut membantu meredakan tekanan terhadap aset berisiko.
Namun, rebound tersebut terjadi tepat sebelum salah satu laporan keuangan paling menentukan tahun ini.
Nvidia dijadwalkan merilis earnings pada Rabu waktu AS. Pasar bukan hanya ingin melihat apakah perusahaan kembali mencetak pertumbuhan tinggi, tetapi juga mencari bukti bahwa gelombang belanja AI global masih mampu menghasilkan permintaan chip yang cukup besar untuk mempertahankan laju pertumbuhan berikutnya. Peluncuran generasi Rubin, perkembangan margin, guidance, hingga keberlanjutan investasi data center menjadi beberapa fokus utama.
Besarnya taruhan terlihat dari pasar derivatif. Options Nvidia memperkirakan saham dapat bergerak sekitar 5,4% setelah laporan dirilis, yang berpotensi mengubah kapitalisasi pasar perusahaan sekitar US$280 miliar.
Di luar AI, satu tekanan makro mulai sedikit mereda. Brent turun lebih dari 2% menjadi sekitar US$86,41 per barel pada perdagangan Rabu setelah muncul harapan terkait pembicaraan Iran dan Oman mengenai Selat Hormuz. Penurunan minyak ikut mendorong yield Treasury AS tenor 10 tahun ke sekitar 4,63%.
Tetapi investor belum sepenuhnya bisa mengabaikan suku bunga. Data inflasi PCE AS juga dijadwalkan rilis hari ini, sehingga dalam satu sesi pasar akan mendapat dua informasi besar sekaligus: seberapa kuat mesin pertumbuhan AI dan seberapa besar ruang yang dimiliki The Fed dalam menentukan kebijakan berikutnya.
Kondisi tersebut membuat pilihan saham hari ini menarik dari tiga sisi berbeda. Nvidia berada tepat di pusat ujian AI, Meta menawarkan monetisasi AI melalui bisnis iklan dan ekosistem aplikasinya, sedangkan Morgan Stanley berpotensi mendapat keuntungan apabila aktivitas investor dan pasar modal kembali meningkat.
Berikut saham pilihan yang masuk radar Nanovest hari ini.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini, 26 Agustus 2026
1. NVIDIA Corporation (NVDA) —SPEC. BUY
- Range Buy: Rp3.768.436
- Target Price 1: Rp3.895.256
- Target Price 2: Rp4.022.076
- Stop Loss: Rp3.429.193
Mengapa Menarik?
Nvidia memasuki earnings dengan fondasi pertumbuhan yang kuat setelah mencatat rekor pendapatan kuartal pertama FY2027 sebesar US$81,6 miliar, naik 85% YoY, dengan margin kotor non-GAAP sekitar 75%. Dominasi pada chip AI dan ekosistem komputasi terakselerasi tetap menjadi keunggulan utama ketika investasi data center global terus meningkat.
Katalis berikutnya datang dari transisi Blackwell menuju Rubin, yang dapat memperpanjang siklus upgrade infrastruktur AI. Forward P/E sekitar 23,75x juga membuat valuasinya lebih rasional dibandingkan laju pertumbuhan bisnis. Namun, tingginya ekspektasi menjelang earnings serta persaingan dari AMD, custom chip, dan pemain lain membuat volatilitas jangka pendek tetap perlu dicermati.
2. Meta Platforms, Inc. (META) —BUY
- Range Buy: Rp10.082.827
- Target Price 1: Rp10.407.987
- Target Price 2: Rp10.733.148
- Stop Loss: Rp9.269.926
Mengapa Menarik?
Meta mulai memperlihatkan bagaimana AI dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan bisnis. Pendapatan kuartal kedua 2026 tumbuh 28% menjadi US$60,8 miliar, sementara AI terus digunakan untuk meningkatkan personalisasi konten dan efektivitas iklan di seluruh ekosistem aplikasinya.
Dengan forward P/E sekitar 18,38x, valuasi META masih menarik dibandingkan potensi pertumbuhannya. Tantangannya terletak pada belanja modal AI yang diproyeksikan mencapai US$130-145 miliar pada 2026 serta tekanan terhadap free cash flow. Karena itu, kemampuan Meta menghasilkan return dari investasi AI tersebut akan menjadi faktor penting berikutnya.
3. Morgan Stanley (MS) —BUY
- Range Buy: Rp3.835.162
- Target Price 1: Rp3.959.513
- Target Price 2: Rp4.083.863
- Stop Loss: Rp3.667.290
Mengapa Menarik?
Morgan Stanley menawarkan sumber pertumbuhan yang berbeda dari dua saham teknologi di atas. Pendapatan kuartal II 2026 mencapai US$19,88 miliar dengan laba sekitar US$5,58 miliar, didukung kombinasi Wealth Management dan Institutional Securities.
Jika aktivitas IPO, M&A, trading, dan penggalangan modal kembali meningkat, MS berpotensi memperoleh tambahan dorongan dari bisnis pasar modalnya. Profitabilitas juga tetap solid dengan ROE sekitar 17,97% dan margin laba 25,90%. Meski valuasinya tidak lagi murah dengan forward P/E sekitar 17,24x, diversifikasi bisnis dan kekuatan wealth management memberikan fondasi yang relatif kuat.
Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini
| Saham | Rekomendasi | Range Buy | Target Price 1 | Target Price 2 | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|---|
| NVDA | Spec. Buy | Rp3.768.436 | Rp3.895.256 | Rp4.022.076 | Rp3.429.193 |
| META | Buy | Rp10.082.827 | Rp10.407.987 | Rp10.733.148 | Rp9.269.926 |
| MS | Buy | Rp3.835.162 | Rp3.959.513 | Rp4.083.863 | Rp3.667.290 |
Kesimpulan
Dengan earnings Nvidia dan inflasi PCE hadir hampir bersamaan, investor akan mendapat dua tes besar untuk menilai AI dan arah suku bunga. NVDA menawarkan eksposur langsung terhadap infrastruktur AI, META pada monetisasi AI melalui iklan, sementara MS menawarkan peluang dari wealth management dan aktivitas pasar modal.
Pantau Peluang Investasi Hari Ini
Pantau NVDA, META, dan MS melalui aplikasi Nanovest dan ikuti perkembangan pasar terbaru lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan bertujuan untuk edukasi serta informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, maupun jaminan keuntungan atas transaksi investasi tertentu. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.






