Persaingan perusahaan kecerdasan buatan (AI) mulai bergerak dari perebutan pengguna dan model paling canggih menuju arena baru: pasar saham.
Anthropic, perusahaan di balik Claude, dilaporkan mempercepat persiapan untuk melakukan initial public offering (IPO) dan dapat mengajukan dokumen penawaran sahamnya secara publik paling cepat pada akhir Agustus. Lebih menarik lagi, perusahaan disebut membidik ukuran IPO yang dapat menyamai atau bahkan melampaui rekor SpaceX.
Menurut Bloomberg, Anthropic masih menghitung struktur penawaran dan detail akhirnya dapat berubah. Namun, target tersebut menunjukkan skala ambisi perusahaan yang baru berdiri pada 2021 dan kini berkembang menjadi salah satu pesaing utama OpenAI.
Jika rencana tersebut berjalan sesuai jadwal, Anthropic juga berpeluang lebih dahulu masuk bursa dibandingkan OpenAI, yang diperkirakan baru melakukan IPO pada akhir 2026 atau awal 2027.
Anthropic Bidik IPO Setara atau Lebih Besar dari SpaceX
Tolok ukur yang ingin dikejar Anthropic bukan angka kecil. SpaceX (SPCX) menghimpun sekitar US$75 miliar melalui IPO pada Juni 2026, menjadikannya penjualan saham perdana terbesar sepanjang sejarah berdasarkan data Bloomberg. Nilainya kemudian meningkat menjadi sekitar US$86,2 miliar setelah memperhitungkan opsi penjatahan berlebih atau overallotment.
Anthropic kini disebut memperkirakan IPO-nya dapat menyamai atau melampaui ukuran tersebut. Perusahaan juga telah melakukan pengarahan kepada investor yang dipimpin Chief Financial Officer Krishna Rao, meski pembahasan tersebut dilaporkan belum memberikan gambaran mengenai valuasi yang akan ditargetkan saat IPO.
Sebelum menuju pasar publik, Anthropic telah mengumpulkan US$65 miliar dalam putaran pendanaan Mei dengan valuasi sekitar US$965 miliar. Angka tersebut bahkan berada di atas valuasi OpenAI sekitar US$852 miliar ketika pengembang ChatGPT menghimpun US$122 miliar pada Maret.
IPO juga akan menjadi momen penting karena investor publik untuk pertama kalinya dapat melihat lebih detail kondisi keuangan Anthropic, mulai dari pertumbuhan pendapatan, struktur biaya, segmen bisnis utama, hingga besarnya kebutuhan modal perusahaan.
Pendapatan Melonjak, Claude Code Jadi Mesin Pertumbuhan
Ambisi IPO Anthropic datang ketika bisnisnya mencatat pertumbuhan yang sangat cepat.
Pendapatan awal perusahaan pada kuartal II 2026 dilaporkan mencapai lebih dari US$11,5 miliar, melonjak dari sekitar US$787 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pada akhir Juli, annualized revenue run rate Anthropic bahkan telah mencapai sekitar US$65 miliar.
Salah satu pendorong pertumbuhan tersebut adalah Claude Code, agen AI untuk coding yang membantu memperkuat posisi Anthropic di segmen perusahaan. Anthropic kemudian memperluas penawarannya melalui Claude Cowork dan integrasi dengan berbagai perangkat produktivitas, termasuk Microsoft 365.
Kinerja tersebut membuat persaingannya dengan OpenAI semakin menarik. OpenAI dilaporkan membukukan pendapatan kuartal II sekitar US$6,2 miliar, naik 18% dibandingkan kuartal sebelumnya. Dengan Anthropic berpotensi masuk bursa lebih dahulu, investor bisa mendapatkan akses langsung ke salah satu pemain terbesar dalam perlombaan generative AI sebelum saham OpenAI tersedia di pasar publik.
Namun, pertumbuhan pendapatan Anthropic belum berarti bisnisnya bebas dari tekanan. Meski perusahaan mencatat pendapatan operasional yang disesuaikan positif pada kuartal II, Anthropic membukukan kerugian bersih hampir US$42 miliar pada 2025, meningkat tajam dari sekitar US$8,3 miliar setahun sebelumnya.
IPO Jumbo Akan Menguji Valuasi dan Biaya AI
Besarnya kerugian menunjukkan tantangan utama yang dihadapi Anthropic dan perusahaan frontier AI lainnya: mengembangkan model AI membutuhkan modal yang sangat besar.
Pelatihan dan pengoperasian model membutuhkan kapasitas komputasi, pusat data, chip, dan energi dalam skala besar. Dalam salah satu kesepakatannya terkait sumber daya komputasi, Anthropic bahkan memiliki komitmen yang nilainya dapat mencapai puluhan miliar dolar dalam tiga tahun mendatang.
Persaingan juga semakin luas. Selain OpenAI, Anthropic harus menghadapi perkembangan model AI open-source, termasuk alternatif berbiaya lebih rendah dari China yang berpotensi meningkatkan tekanan harga dan perebutan pelanggan.
Di AS, perusahaan turut menghadapi ketegangan dengan pemerintah terkait pembatasan penggunaan teknologinya untuk senjata otonom sepenuhnya dan pengawasan massal. Faktor regulasi tersebut menambah risiko yang kemungkinan akan diperhatikan investor jika Anthropic benar-benar membuka laporan keuangannya ke publik.
Karena itu, IPO Anthropic tidak hanya berpotensi menjadi salah satu debut saham terbesar sepanjang sejarah. Penawaran tersebut juga dapat menjadi ujian besar terhadap seberapa tinggi investor bersedia memberikan valuasi kepada perusahaan AI yang tumbuh sangat cepat, tetapi masih membutuhkan modal dalam jumlah masif.
Jika pengajuan IPO dilakukan dalam waktu dekat, detail mengenai valuasi, profitabilitas, pengeluaran komputasi, dan rencana penggunaan dana akan menjadi bagian penting yang dicermati pasar.
Pantau Perkembangan Saham dan Industri AI
Anthropic bersiap menuju pasar saham di tengah persaingan AI yang semakin ketat. Pantau saham teknologi Amerika melalui Nanovest dan ikuti perkembangan AI serta Wall Street terbaru lewat News dan Artikel Tips Nanovest.
Referensi +
- Yahoo Finance: Anthropic Expects to Match SpaceX’s Record IPO Size or Top It
- Yahoo Finance: Anthropic could publicly file IPO paperwork as soon as this month






