Saham SpaceX (SPCX) kembali menunjukkan momentum positif rebound setelah mengalami tekanan selama sekitar satu bulan sejak melantai di bursa. Saham perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut kembali diperdagangkan di atas harga initial public offering (IPO) sebesar US$135 per saham.
Pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, saham SpaceX ditutup di sekitar US$138,74, naik lebih dari 4%. Kenaikan ini menjadi perhatian karena sebelumnya saham SpaceX sempat mengalami penurunan tajam setelah mencatat reli besar pada awal perdagangan sebagai perusahaan publik.
Saham SpaceX Kembali di Atas Harga IPO
SpaceX menetapkan harga IPO sebesar US135 per saham dengan valuasi perusahaan sekitar US1,75 triliun. Penawaran tersebut menjadi salah satu IPO terbesar dalam sejarah pasar saham Amerika Serikat.
Setelah resmi diperdagangkan, saham SpaceX sempat melonjak hingga sekitar US225,64/ Namun, reliter sebut kemudian berbalik arah. Saham mengalami tekanan jual hingga turun kesekitar US104,83 pada awal Agustus, atau berada jauh di bawah harga IPO.
Penurunan tersebut membuat saham kehilangan lebih dari separuh nilainya dari level tertinggi pasca-IPO. Salah satu kekhawatiran investor berkaitan dengan besarnya investasi SpaceX untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI), yang berpotensi meningkatkan kebutuhan belanja modal perusahaan.
Namun, sentimen mulai berubah dalam beberapa hari terakhir. Saham SpaceX mencatat rebound kuat dan pada Jumat pekan lalu melonjak sekitar 16%. Kenaikan tersebut membawa harga saham mendekati level IPO sebelum akhirnya menembus US$135 pada Senin.
Keberhasilan mempertahankan harga di atas level IPO menjadi penting secara psikologis karena US$135 kini menjadi salah satu level yang diperhatikan investor.
Target Pendapatan SpaceX Jadi Katalis
Optimisme terhadap Starlink menjadi salah satu katalis rebound saham SpaceX. Perusahaan menargetkan annual recurring revenue (ARR) mencapai US$100 miliar pada Desember, yang dinilai Deutsche Bank masih realistis.
Pertumbuhan pelanggan Starlink dan ekspansi bisnis AI berpotensi mendorong pendapatan SpaceX. Namun, investor tetap mencermati apakah investasi besar tersebut mampu menghasilkan pertumbuhan pendapatan dan arus kas yang sepadan.
Lock-Up dan Aksi Investor Jadi Perhatian
Berakhirnya periode lock-up pada 6 Agustus membuat sekitar 911,5 juta saham SpaceX mulai eligible diperdagangkan. Meski sempat memicu kekhawatiran aksi jual, tekanan besar belum terlihat dan saham justru menguat.
Sementara itu, investor ritel tercatat menjadi net seller pada 7 Agustus dengan penjualan bersih sekitar US$4,5 juta. Aksi ini lebih mencerminkan profit taking setelah saham SpaceX rebound tajam.
Prospek Saham SpaceX Selanjutnya
Kembalinya saham SpaceX ke atas US$135 memberikan sinyal positif setelah mengalami tekanan panjang. Namun, investor tetap perlu berhati-hati karena volatilitas saham masih berpotensi tinggi.
Salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah kemampuan SpaceX mencapai target pertumbuhan pendapatan. Target ARR US$100 miliar akan menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur apakah valuasi perusahaan saat ini dapat didukung oleh fundamental bisnis.
Selain itu, besarnya investasi AI juga perlu menjadi perhatian. Belanja modal yang terlalu tinggi tanpa pertumbuhan pendapatan yang sepadan dapat memberikan tekanan terhadap profitabilitas dan arus kas perusahaan.
Investor juga perlu mencermati potensi pelepasan saham oleh pemegang saham lama setelah periode lock-up berikutnya. Jika aksi jual meningkat, harga saham dapat kembali mengalami tekanan.
Untuk saat ini, keberhasilan SPCX menembus kembali US$135 menjadi perkembangan positif. Jika saham mampu bertahan di atas harga IPO dan terus mencatat pertumbuhan pendapatan, sentimen pasar terhadap SpaceX berpotensi semakin kuat.
Namun, reli terbaru belum dapat dianggap sebagai konfirmasi tren kenaikan jangka panjang. Dengan valuasi yang sangat tinggi dan ekspektasi pertumbuhan yang besar, setiap perkembangan terkait Starlink, AI, pendapatan, serta aksi pemegang saham berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan saham SpaceX.
Pantau Pergerakan SpaceX
Pantau SpaceX dan aset saham AS lainnya melalui Nanovest serta ikuti perkembangan terbaru lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Referensi +
- BeInCrypto: SpaceX Stock Finally Breaks Out of a 30-Day Price Dump, Will It Last?






