• nanovest

Apa Itu Crypto Winter? Penjelasan dan Tips Menghadapinya

Ketika mendengar kata “winter”, kamu pasti langsung teringat dengan suhu udara yang dingin dan bahkan adanya salju.



Namun kata winter ternyata tidak hanya berlaku untuk menggambarkan sebuah musim cuaca saja loh, tetapi juga menggambarkan situasi tertentu dalam trading crypto. Penasaran? Yuk, kita bahas lebih lanjut!


Mengenal Pengertian Crypto Winter

Crypto winter adalah fase di mana harga crypto mengalami penurunan dalam jangka panjang akibat berbagai hal. Terkadang crypto winter bisa terjadi bersamaan dengan bearish market di pasar saham, tetapi tidak selalu begitu.


Pasar crypto dinilai mengalami crypto winter ketika harganya mengalami penurunan sebesar 20% atau lebih dari harga tertingginya saat ini. Di tahun 2022 ini, indeks harganya telah mengalami penurunan sekitar 70% dari harga tertingginya saat ini, sehingga sudah bisa dikatakan bahwa investasi crypto sedang mengalami musim dingin atau winter.


Sayangnya, crypto winter adalah sesuatu yang sangat sulit diprediksi kapan akan berakhir sehingga seringkali memicu kepanikan pada investor. Apalagi, tidak hanya koin crypto yang kurang begitu dikenal saja yang mengalaminya, tetapi NFT dan koin crypto dengan nama besar seperti Bitcoin dan Ethereum juga mengalaminya.


Kondisi Crypto Winter Tahun 2022

Sebelum terjadi pada tahun ini, crypto winter pernah terjadi pada tahun 2018 lalu di mana harganya mengalami penurunan drastis setelah adanya kenaikan tajam di tahun 2017. Namun, kondisi crypto winter yang terjadi pada tahun 2022 ini dinilai lebih parah. Bahkan Bitcoin mengalami kejatuhan terparahnya sejak 2011 dengan monthly loss experienced sebesar 40% pada Juni 2022.


Ada berbagai hal yang menjadi penyebab terjadinya crypto winter tahun ini, seperti runtuhnya Terra USD dan LUNA. Terra USD merupakan stablecoin yang dipasok dengan rasio harga 1:1 dengan USD. Sementara LUNA merupakan koin pendampingnya yaitu mata uang digital yang lebih tradisional dan diharapkan memiliki kenaikan harga lebih tinggi.


Namun, pada bulan Mei 2022 harga LUNA berada pada angka sekitar $0,0001 setelah sebelumnya berada di angka $116 pada bulan April 2022. Matinya TerraUSD beserta LUNA dalam waktu singkat ini, menyebabkan terjadinya guncangan besar bagi para investor yang mengandalkan proyek ini untuk mendapat keuntungan.


Selain itu, crypto winter juga terjadi sebagai dampak dari tindakan banyak investor global yang menjual hampir semua kelas asetnya. Ditambah lagi dengan kondisi bearish market yang sedang terjadi di pasar saham sejak awal tahun 2022 dan secara official diumumkan pada 13 Juni 2022. Kondisi ini semakin memperparah crypto winter dan memberikan tantangan untuk penanganannya agar harga crypto kembali stabil.


Tips Menghadapi Crypto Winter

Ketika berada pada fase ini, mungkin akan membuat para investor pemula merasa takut dan memutuskan untuk menjual aset crypto sebelum mengalami penurunan lebih rendah lagi.


Namun sebelum melakukannya, yuk ketahui dulu beberapa tips berikut dalam menghadapi crypto winter. Jadi kamu tidak akan mengambil langkah yang salah hingga membuatmu menyesal di kemudian hari.


1. Jangan berinvestasi lebih dari kemampuan

Hanya berinvestasi dengan dana investasi yang sudah kamu persiapkan. Sebab, dalam kondisi bullish market sekali pun, investasi tetap memiliki risiko.


Terlebih dalam kondisi crypto winter maupun bearish market di mana risiko kegagalan lebih tinggi. Berinvestasi melebihi batas kemampuanmu hanya akan membuatmu mengalami kesulitan keuangan ketika investasi yang kamu lakukan benar-benar mengalami kegagalan.


2. Berhati-hati memilih proyek crypto

Tingginya minat para investor terhadap crypto menyebabkan banyak penipuan mengatasnamakan proyek crypto. Waspadalah saat memilih proyek yang akan diikuti dan hanya pilih proyek yang menurutmu paling aman. Jika kamu merasa belum terlalu yakin, maka berinvestasilah dalam jumlah yang sedikit dulu untuk meminimalkan risiko kerugian.


3. Lakukan penyesuaian portofolio investasi

Tidak masalah jika kamu merasa takut mengalami kerugian lebih besar sehingga memutuskan untuk menjual aset crypto milikmu. Atau, kamu merasa aset crypto lain lebih memiliki potensi besar mengalami kenaikan dibanding asetmu saat ini sehingga memilih untuk beralih ke aset lain.


Kamu juga bisa menerapkan diversifikasi portofolio investasi untuk membagi risiko di masa crypto winter ini jika tidak mau kehilangan semua aset yang telah dimiliki.


Jadi, kamu bisa menjual sebagian aset yang telah dimiliki untuk membeli aset crypto lain yang kamu percaya dapat bertahan menghadapi crypto winter, atau menambah dana investasi lagi untuk membeli aset baru tersebut dengan tetap mempertahankan semua aset lamamu.


4. DCA (Dollar-Cost Averaging) Strategy

Di masa crypto winter dan bearish market seperti sekarang, menerapkan DCA strategy bisa menjadi penyelesaian yang tepat. DCA strategy sendiri adalah melakukan investasi secara regular pada aset yang sama dengan nominal investasi yang sama juga.


Strategi ini dianggap mampu memberimu keuntungan untuk investasi jangka panjang ketika akhirnya memasuki periode bullish market.


Pada dasarnya, fluktuasi harga pada pasar saham maupun pasar crypto memang hal yang sulit untuk diprediksi sehingga kamu harus selalu memantau pergerakannya ketika ingin terjun di dalamnya.


Namun, hindari melakukan panic selling ketika kamu melihat pergerakan harga yang turun pada asetmu meskipun sudah terjadi selama beberapa waktu. Hanya jual asetmu jika kamu merasa yakin bahwa tidak aset tersebut memang sulit bertahan dan kemungkinan mengalami kenaikan harga sangatlah kecil. Namun tetaplah bertahan jika kamu percaya dengan kestabilan asetmu saat ini.


Meskipun saat ini kondisi crypto winter sedang terjadi, bukan berarti tidak aman melakukan investasi crypto. Kamu justru bisa memanfaatkan situasi ini dengan memulai investasi asal memerhatikan beberapa tips di atas. Selain itu, pilihlah crypto dengan kestabilan yang tinggi untuk meminimalkan risiko investasi dalam situasi sekarang.


Nah, untuk kamu yang tertarik menantang dirimu berinvestasi dalam situasi ini, kamu bisa memulainya melalui aplikasi Nanovest. Kamu bisa menginstallnya dari Play Store dan App Store. Caranya sangatlah mudah, kamu hanya perlu melakukan registrasi dan kemudian kamu bisa memulai berinvestasi. Selamat mencoba dan semoga investasimu berjalan lancar!

15 views0 comments