๐Ÿ“ˆ Demo Trading Saham Amerika

Latihan investasi saham AS pakai saldo virtual, tanpa risiko

Buka Akun Asli

Saldo Demo

Rp 50.000.000

Nilai Portofolio

Rp 0

Belum ada posisi

Memuat status bursa...

-

โ“˜

Top Up Saldo Demo

Nambah saldo virtual buat latihan trading, bukan uang asli.

Rp
Market
Portofolio
Kalender
Edukasi

NASDAQ Composite โ“˜

-

-

Memuat penjelasan indeks...

โ† Kembali ke Market

-

-

-

-

Trading
Teknikal
Fundamental
Analisis
Berita Pasar
Nominal (Rp)
Jumlah (Lembar)
Rp

RSI (14) & Sinyal โ“˜

-

    Penilaian Analis โ“˜

    -
    Strong BuyBuyHoldSellStrong Sell

    Prediksi Harga โ“˜

    High

    -

    Target

    -

    Current

    -

    Low

    -

    ๐Ÿ“ฐ Berita-berita yang memengaruhi pergerakan saham Amerika secara umum (sentimen makro, kebijakan, sektor), bukan cuma soal saham ini aja. Update tiap kali tab ini dibuka.

    Total Aset Saham

    Rp 0

    Total P/L

    Rp 0

    Belum ada posisi saham. Yuk mulai demo trading di tab Market ๐Ÿš€

    ๐Ÿ“Š Cara Membaca Candlestick Chart

    High Low Close Open High Low Open Close

    Satu candle merekam pergerakan harga dalam satu periode waktu. Badan (body) menunjukkan jarak antara harga open (pembukaan) dan close (penutupan). Sumbu (wick/shadow) di atas dan bawah badan menunjukkan harga tertinggi (high) dan terendah (low) yang tersentuh selama periode itu.

    ๐ŸŸข Candle Hijau

    Close lebih tinggi dari open, artinya harga naik (bullish) di periode itu.

    ๐Ÿ”ด Candle Merah

    Close lebih rendah dari open, artinya harga turun (bearish) di periode itu.

    Sumbu Panjang

    Menunjukkan penolakan harga yang kuat, harga sempat jauh tapi ditarik balik.

    Badan Panjang

    Menunjukkan pergerakan harga yang kuat dan searah selama periode itu.

    Garis putus-putus ungu di chart detail saham adalah SMA (Simple Moving Average), rata-rata harga beberapa periode terakhir. Kalau harga konsisten di atas garis ini, itu tanda tren jangka pendek sedang naik, dan sebaliknya.

    Analisa Teknikal vs Fundamental, apa bedanya?
    Analisa fundamental itu kayak kita menilai kesehatan sebuah restoran: cek rasa makanannya, manajemennya, keuangannya, apakah untung tiap bulan. Ini menjawab "pantas nggak dibeli dalam jangka panjang?"

    Analisa teknikal itu kayak lihat antrean di depan restoran itu tiap jam: kapan ramai, kapan sepi, buat nebak "waktu terbaik masuk atau keluar". Trader jangka pendek pakai ini buat timing, investor jangka panjang lebih fokus ke fundamental.

    Faktor Makro

    Suku bunga The Fed, inflasi AS, kebijakan dagang

    Faktor Perusahaan

    Laporan laba (earnings), produk baru, pergantian CEO

    Sentimen Pasar

    Berita, media sosial, FOMO atau panic selling

    Faktor Sektor

    Tren industri, kompetitor, regulasi sektor terkait

    • โœ…Cek fundamental: apakah perusahaan untung dan sehat secara keuangan?
    • โœ…Cek valuasi: apakah harga sekarang wajar dibanding rata-rata industri (P/E)?
    • โœ…Cek tren teknikal: apakah harga di atas rata-rata (uptrend) atau di bawah (downtrend)?
    • โœ…Cek berita terbaru: ada kejadian besar yang bisa pengaruhi harga dalam waktu dekat?
    • โœ…Sesuaikan dengan profil risiko dan jangka waktu investasi kamu sendiri.
    Libur Pasar
    Aksi Korporasi
    Ekonomi
    Dividen

    Tanggal bursa AS (NYSE & NASDAQ) tutup penuh sepanjang tahun 2026. Kalau tanggal ini kelewat, biasanya bursa tetap buka di jam normal.

    Aksi korporasi dari saham-saham yang ada di demo ini, kayak stock split, buyback, atau earnings release. Ilustrasi demo, tanggal nggak selalu akurat sama kejadian riil.

    Jadwal rilis data ekonomi AS yang biasanya bikin pasar bergerak, kayak inflasi (CPI), tenaga kerja (NFP), dan keputusan suku bunga The Fed (FOMC).

    Saham-saham di demo ini yang bakal bagi dividen dalam waktu dekat, lengkap sama tanggal cum-date dan perkiraan dividen per lembar.

    Udah paham cara kerja trading saham AS? Yuk mulai investasi beneran di Nanovest.

    Buka Akun Nanovest โ†’
    โš ๏ธ Ini simulasi demo trading dengan saldo virtual untuk latihan, harga bergerak berdasarkan simulasi ilustratif dan bukan data pasar real-time. Investasi saham AS punya risiko, nilai bisa naik maupun turun. Pelajari lebih lanjut di Nanovest.