• nanovest

Regulasi soal Perdagangan Kripto yang Perlu Kamu Perhatikan

Updated: Dec 2, 2021

Perdagangan aset kripto Indonesia rencananya bakal diatur pemerintah. Caranya adalah dengan membentuk bursa kripto. Kabar ini disampaikan oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga pada tanggal 25 Oktober 2021 lalu.

Pemerintah menilai perdagangan aset kripto memiliki potensi dan nilai yang besar. Berdasarkan data Kementerian, kapasitas transaksi aset kripto bulan Januari sampai September 2021 mencapai Rp650 triliun! Jika dirata-rata per hari, angkanya mencapai Rp2-3 triliun.

Saat ini pemerintah sedang melakukan validasi, verifikasi, dan merancang prosedur teknis bursa kripto yang rencananya akan dimulai akhir tahun 2021. Menurut Jerry, pembentukan bursa kripto ini bertujuan untuk mencegah tindakan ilegal seperti pencucian uang, jual beli narkotika, hingga pendanaan terorisme.

Wacana tersebut baru akan direalisasikan di akhir tahun 2021. Lalu, seperti apa peraturan seputar aset mata uang kripto di Indonesia saat ini? Sejauh manakah aset dan mata uang kripto bisa digunakan? Simak penjelasannya berikut.

Regulasi soal aset kripto di Indonesia

Mata uang kripto atau cryptocurrency adalah aset kripto yang paling banyak diminati oleh warga dunia. Selain jadi mata uang, aset tersebut juga berpotensi menjadi instrumen investasi yang menguntungkan karena harganya terus naik. Lantas, bisakah kita memiliki mata uang kripto di Indonesia?

Kamu boleh membeli mata uang kripto, tetapi belum bisa membelanjakannya. Pasalnya, pemerintah sejauh ini belum mengesahkan cryptocurrency sebagai alat tukar yang legal. Jadi, hanya mata uang rupiah yang bisa kamu pakai sebagai alat tukar.

Pemerintah menetapkan bahwa peran mata uang kripto hanyalah sebagai komoditas yang bisa diperdagangkan. Tidak heran, regulasi seputar perdagangan aset kripto diserahkan kepada Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. Berbeda dengan instrumen keuangan lain yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Regulasi terkait aset kripto sendiri disesuaikan dengan UU Nomor 10 tahun 2011 tentang Perubahan Atas UU Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi. Berdasarkan pasal 1 ayat 2, komoditi merupakan semua barang dan derivatif yang dapat diperdagangkan dan jadi subjek kontrak berjangka atau kontrak derivatif lainnya.

Aset kripto tergolong ke dalam komoditi karena harganya yang fluktuatif dan tidak adanya intervensi pemerintah terhadap harga. Selain itu, aset kripto juga memiliki pasar yang sangat besar di dunia maupun di Indonesia.

Hingga saat ini, terdapat empat dasar hukum yang menjadi dasar penyusunan regulasi mata uang kripto, yaitu:

  1. Peraturan Bappebti No 2 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi Berjangka di Bursa Berjangka.

  2. Peraturan Bappebti No 3 tahun 2019 tentang Komoditi yang Dapat Dijadikan Subjek Kontrak Berjangka dan Derivatif yang Diperdagangkan di Bursa Berjangka.

  3. Peraturan Bappebti No 4 tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka.

  4. Peraturan Bappebti No 5 tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka.

Daftar aset kripto yang dikurasi oleh Bappebti

Pemerintah mengizinkan transaksi mata uang kripto sebagai komoditi. Oleh sebab itu, kamu bisa berinvestasi di aset kripto dengan legal.

Bappebti sudah mengkurasi 229 jenis aset kripto yang bisa kamu beli. Proses kurasi tersebut dilakukan dengan cara melihat peringkat daftar koin kripto dengan kapitalisasi pasar tertinggi.

Selain itu, Bappebti juga menganalisis keamanan mata uang, profil tim yang mengembangkannya, skalabilitas sistem blockchain, tata kelola sistem blockchain, serta roadmap rencana pengembangan blockchain yang pencapaiannya dapat diverifikasi. Berikut adalah daftar aset kripto hasil kurasi tersebut:

  1. Bitcoin

  2. Ethereum

  3. Tether

  4. Xrp/ripple

  5. Bitcoin cash

  6. Binance coin

  7. Polkadot

  8. Chainlink

  9. Lightcoin

  10. Bitcoin sv

  11. Litecoin

  12. Crypto.com

  13. coin

  14. Usd coin

  15. Eos

  16. Tron

  17. Cardano

  18. Tezos

  19. Stellar

  20. Neo

  21. Nem

  22. Cosmos

  23. Wrapped bitcoin

  24. Iota

  25. Vechain

  26. Dash

  27. Ehtereum classic

  28. Yearn.finance

  29. Theta

  30. Binance usd

  31. Omg network

  32. Maker

  33. Ontology

  34. Synthetix network token

  35. Uma

  36. Uniswap

  37. Dai

  38. Dogecoin

  39. Algorand

  40. True usd

  41. Bittorrent

  42. Compound

  43. 0x

  44. Basic attention token

  45. Kusama

  46. Ok blockchain

  47. Waves

  48. Digibyte

  49. Icon

  50. Qtum

  51. Paxos

  52. standard

  53. Ren protocol

  54. Loopring Ampleforth

  55. Zilliqa

  56. Kyber network

  57. Augur

  58. Lisk

  59. Decred

  60. Bitshares

  61. Bitcoin gold

  62. Aragon

  63. Elrond

  64. Enjin coin

  65. Band protocol

  66. Terra

  67. Balancer

  68. Nano

  69. Swipe

  70. Solana

  71. Bitcoin diamond

  72. Dfi.money

  73. Decentraland

  74. Avalanche

  75. Numeraire

  76. Golem

  77. Quant

  78. Bytom

  79. Serum

  80. Iexec rlc

  81. Just

  82. Verge

  83. Pax gold

  84. Matic network

  85. Kava

  86. Komodo

  87. Steem

  88. Aelf

  89. Fantom

  90. Horizen

  91. Ardor

  92. Hive

  93. Enigma

  94. V. Systems

  95. Z coin

  96. Wax

  97. Stratis

  98. Ankr

  99. Ark

  100. Syscoin

  101. Power ledger

  102. Stasis euro

  103. Harmony

  104. Pundi x

  105. Solve.care

  106. Gxchain

  107. Coti

  108. Origin protokol

  109. Xinfin network

  110. Btu protocol

  111. Dad

  112. Orion protocol

  113. Cortex Sandbox

  114. Hash gard

  115. Bora

  116. Waltonchain

  117. Wazirx

  118. Polymath

  119. Request

  120. Pivx

  121. Coti

  122. Fusion

  123. Dent

  124. Airswap

  125. Civic, Metal

  126. Standard token protokol

  127. Mainframe

  128. 12ships

  129. Lambda

  130. Function x

  131. Cred

  132. Ignis

  133. Adex

  134. Moviebloc

  135. Groestlcoin

  136. Factom

  137. Nexus

  138. Lbry credits

  139. Gemini dollar

  140. Einsteinium

  141. Vidycoin

  142. Nkn

  143. Go chain

  144. Cream finance

  145. Medibloc

  146. Fio protocol

  147. Nxt

  148. Aergo

  149. High performance blockchain

  150. Cartesi

  151. Tenx

  152. Siacoin

  153. Raven coin

  154. Status

  155. Storj

  156. Electroneum (etn)

  157. Aurora

  158. Orbs

  159. Loom network

  160. Storm

  161. Vertcoin

  162. Ttc

  163. Metadium

  164. Pumapay

  165. Nav coin

  166. Dmarket

  167. Spendcoin

  168. Tael

  169. Burst

  170. Gifto

  171. Sentinel protocol

  172. Quantum resistant ledger

  173. Digix gold token

  174. Blocknet

  175. District0x

  176. Propy

  177. Eminer

  178. Ost

  179. Steamdollar

  180. Particl

  181. Data

  182. Sirinlabs

  183. Tokenomy

  184. Digitalnote

  185. Abyss token

  186. Cake

  187. Veriblock

  188. Hydro

  189. Viberate

  190. Rupiahtoken

  191. Vexanium

  192. Global social chain

  193. Ambrosus

  194. Refereum

  195. Crown

  196. Daex

  197. Cryptaur

  198. Spacechain

  199. Expanse

  200. Sumokoin

  201. Honest

  202. Auroracoin

  203. Vodi x

  204. Smartshare

  205. Exclusive

  206. Cosmo coin

  207. Aidcoin

  208. Adtoken

  209. Play game

  210. Lunacoin

  211. Staker

  212. Klaytn

  213. Flamingo

  214. Wing

  215. Bella protocol

  216. Mil.k

  217. Bakery token

  218. Lyfe

  219. Ionomy limited

  220. Smart chain solution

  221. Kryptovit

  222. Eautocoin

  223. Quantum

  224. Bankex

  225. Chaincoin

  226. Hara coin

  227. Venus protocol

  228. Alpha finance

Demikian penjelasan seputar perdagangan aset kripto Indonesia yang kabarnya akan diatur pemerintah. Pengawasan pemerintah terhadap jual beli uang kripto penting agar bisa mencegah tindak kejahatan menggunakan kripto. Kalau kamu, setuju tidak dengan kebijakan ini?

#BahasaIndonesia

49 views0 comments

Recent Posts

See All