• nanovest

Daftar Saham S&P 500 serta Pengertian dan Cara Membelinya

Updated: Dec 7, 2021

Ingin berinvestasi di perusahaan Amerika Serikat? Daftar saham S&P 500 bisa jadi referensi kamu untuk mencari tahu perusahaan publik terbesar di negara tersebut. S&P 500 adalah indeks saham yang diterbitkan oleh perusahaan Standard & Poor, berisi kumpulan 500 saham dengan kapitalisasi pasar tertinggi di Amerika Serikat.

Beberapa perusahaan yang termasuk ke dalam S&P 500 adalah Microsoft, Apple, Facebook, Tesla, hingga Johnson & Johnson. Selain membeli saham-saham tersebut secara individual, kamu juga bisa membeli indeks S&P 500 yang nilainya selalu naik dari tahun ke tahun. Nah, sebelum mulai berinvestasi, mari pahami dulu daftar perusahaan S&P 500 di dalam artikel berikut ini!

Daftar perusahaan S&P 500

Terdapat 500 perusahaan dalam daftar saham S&P 500. Namun, kali ini kita akan membahas lima perusahaan terpopuler dengan kapitalisasi pasar yang besar, yaitu:

1. Apple Inc. (APPL)

Siapa yang tidak mengenal perusahaan ini? Apple adalah perusahaan teknologi yang memproduksi perangkat keras dan perangkat lunak seperti smartphone, laptop, komputer, hingga smartwatch.

Apple memiliki nilai pembobotan indeks tertinggi di antara daftar saham S&P 500 lainnya, yaitu 6 persen per Oktober 2021 dengan kapitalisasi pasar US$2.343 miliar. Oleh sebab itu, bisa dibilang Apple memiliki pengaruh paling tinggi terhadap harga indeks S&P 500.

2. Microsoft Corporation (MSFT)

Microsoft Corporation adalah perusahaan yang memasarkan produk perangkat lunak komputer seperti sistem operasi Windows dan Microsoft Office. Selain itu, perusahaan ini juga memasarkan produk perangkat keras seperti konsol game XBOX dan jasa cloud computing Azure. Microsoft memiliki nilai pembobotan indeks tertinggi kedua setelah Apple, yaitu 5,9 persen per Oktober 2021 dengan kapitalisasi pasar US$2.161 miliar.

3. Amazon.com Inc. (AMZN)

Amazon adalah perusahaan e-commerce terbesar di dunia yang masuk ke dalam daftar saham S&P 500 dengan nilai pembobotan indeks pasar 3,9 persen. Selain bergerak di bidang jasa perdagangan online, Amazon juga menawarkan jasa komputasi awan (cloud computing) bernama Amazon Web Services (AWS).

Kapitalisasi pasar Amazon per Oktober 2021 mencapai US$1.666 miliar dengan laba US$7,8 miliar pada kuartal II 2021. Tak heran, pendiri Amazon, Jeff Bezos, masuk ke dalam daftar orang terkaya di dunia bersamaan dengan kesuksesan platform e-commerce yang didirikannya ini.

4. Facebook Inc. (FB)

Facebook menjadi sosial media yang paling banyak digunakan di dunia dengan miliaran pengguna. Perusahaan teknologi yang didirikan pada 2004 ini masuk ke dalam daftar saham S&P 500 dengan nilai pembobotan indeks pasar 2,1 persen.

Kapitalisasi pasar Facebook pada Oktober 2021 mencapai US$921 miliar. Selain mengelola media sosial Facebook, perusahaan ini juga mengakusisi sosial media raksasa lain seperti Instagram dan Whatsapp.

5. Tesla Inc. (TSLA)

Tesla adalah produsen mobil listrik yang didirikan oleh Elon Musk. Meskipun tergolong baru bergabung pada indeks S&P 500, TSLA sudah mendapatkan nilai pembobotan indeks yang tinggi, yaitu 1,7 persen. Kapitalisasi pasar perusahaan ini US$757 miliar.

Pengertian indeks S&P 500

Indeks S&P 500 adalah kumpulan 500 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Amerika Serikat. Untuk masuk ke indeks S&P 500, perusahaan harus memenuhi beberapa kriteria berikut:

  1. Memiliki kantor pusat di Amerika Serikat.

  2. Jumlah saham yang dilepas ke pasar minimal 50 persen.

  3. Perusahaan untung berdasarkan laporan keuangan di kuartal akhir dan 4 kuartal sebelumnya.

  4. Kapitalisasai pasar minimal US$8,2 miliar.

  5. Memiliki likuiditas yang cukup di pasar.

Indeks ini dapat menjadi acuan apabila kamu ingin mencari tahu pergerakan harga saham perusahaan terbesar di negara asalnya. Selain itu, kamu juga bisa membeli indeks S&P 500 secara langsung.

Sebenarnya, membeli indeks S&P 500 adalah opsi yang cocok dipilih bagi investor dengan modal terbatas. Pasalnya, dengan membeli indeks ini, kamu bisa membeli lebih dari 500 saham perusahaan terbesar di Amerika Serikat dengan biaya yang tidak terlalu besar. Tentunya kamu bisa lebih hemat daripada membeli saham perusahaan tersebut satu per satu.

Cara membeli indeks S&P 500

Setelah mengetahui daftar perusahaan S&P 500, tentu kita ingin tahu cara membelinya. Bagaimana caranya? Ikuti langkah berikut:

  1. Daftar situs atau aplikasi broker saham Amerika Serikat. Pastikan broker tersebut memasarkan indeks S&P 500 dengan cara melakukan riset melalui Google.

  2. Verifikasi akun dan KYC, yaitu dengan menyertakan alamat email, foto KTP dan selfie.

  3. Mengisi saldo akun trading melalui transfer bank atau dompet digital.

  4. Pilih menu indeks dan pilih S&P 500. Kamu bisa mengecek pergerakan harga dan informasi lain seputar indeks ini.

  5. Pilih menu beli saham, dan tentukan mau membeli berapa banyak. Pastikan saldo kamu cukup.

  6. Atau, kamu juga bisa membeli saham secara individual.

Demikian pengertian, cara membeli , serta daftar saham S&P 500. Sebelum memulai berinvestasi, pahami dulu bahwa terdapat risiko dalam segala jenis investasi. Jadi, pastikan kamu menggunakan dana dingin untuk membeli instrumen investaasi. Selamat mencoba!

#BahasaIndonesia

200 views0 comments

Recent Posts

See All