{"id":8765,"date":"2024-05-16T17:46:36","date_gmt":"2024-05-16T10:46:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/?p=8765"},"modified":"2024-05-16T17:46:36","modified_gmt":"2024-05-16T10:46:36","slug":"rebalancing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/","title":{"rendered":"Rebalancing"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_86 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi <\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#Apa_Itu_Rebalancing\" >Apa Itu Rebalancing?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#Cara_Kerja_Rebalancing\" >Cara Kerja Rebalancing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#Jenis-jenis_Rebalancing\" >Jenis-jenis Rebalancing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#Contoh-contoh_Rebalancing\" >Contoh-contoh Rebalancing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#Keuntungan_dan_Kerugian_Rebalancing\" >Keuntungan dan Kerugian Rebalancing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#Apa_yang_Dimaksud_dengan_Rebalancing_Portofolio\" >Apa yang Dimaksud dengan Rebalancing Portofolio?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#Apakah_Rebalancing_Memiliki_Biaya\" >Apakah Rebalancing Memiliki Biaya?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#Seberapa_Sering_Harus_Rebalancing\" >Seberapa Sering Harus Rebalancing?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#Investasi_Kripto_Saham_AS_dan_Emas_di_Nanovest\" >Investasi Kripto, Saham AS dan Emas di Nanovest<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Rebalancing\"><\/span><b>Apa Itu Rebalancing?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rebalancing mengacu pada proses mengembalikan nilai alokasi aset portofolio ke tingkat yang ditentukan oleh rencana <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/easy-ways-to-start-investing-for-beginners-start-from-idr-50-000-2799\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">investasi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Tingkat tersebut dimaksudkan untuk menyesuaikan toleransi investor terhadap risiko dan keinginan untuk mendapatkan hasil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring waktu, alokasi aset dapat berubah karena kinerja pasar mengubah nilai aset. Rebalancing kembali melibatkan pembelian atau penjualan aset dalam portofolio secara berkala untuk mendapatkan kembali dan mempertahankan tingkat alokasi aset yang asli dan diinginkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, sebuah portofolio memiliki target alokasi aset awal 50% saham dan 50% obligasi. Jika harga saham naik selama periode waktu tertentu, nilainya yang lebih tinggi dapat meningkatkan proporsi alokasi dalam portofolio menjadi, katakanlah, 70%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Investor kemudian dapat memutuskan untuk menjual beberapa saham dan membeli obligasi untuk mengatur ulang persentase kembali ke target alokasi awal 50%-50%.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Kerja_Rebalancing\"><\/span><b>Cara Kerja Rebalancing<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rebalancing portofolio bertujuan untuk melindungi investor dari eksposur risiko yang tidak diinginkan sekaligus memberikan eksposur untuk mendapatkan imbalan. Hal ini juga dapat memastikan bahwa eksposur portofolio tetap berada dalam area keahlian manajer portofolio.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada kalanya kinerja harga saham dapat bervariasi lebih dramatis daripada obligasi. Oleh karena itu, persentase portofolio aset yang terkait dengan saham harus dinilai seiring dengan perubahan kondisi pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika nilai ekuitas dalam portofolio menyebabkan alokasi saham naik di atas persentase yang telah ditetapkan sebelumnya, rebalancing mungkin perlu dilakukan. Hal ini akan melibatkan penjualan beberapa saham untuk menurunkan persentase keseluruhan ekuitas dalam portofolio.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Investor mungkin juga ingin menyesuaikan risiko portofolio mereka secara keseluruhan untuk memenuhi kebutuhan keuangan yang berubah. Misalnya, investor yang membutuhkan potensi imbal hasil yang lebih besar dapat meningkatkan alokasi pada aset yang memiliki risiko lebih tinggi, seperti saham, untuk meningkatkan potensi tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atau, jika pendapatan menjadi lebih penting daripada sebelumnya, alokasi obligasi dapat ditingkatkan. Beberapa investor mungkin keliru memahami rebalancing sebagai penyesuaian untuk pemerataan aset.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, pemisahan saham dan obligasi 50%-50% tidak diperlukan. Target alokasi aset portofolio bisa saja 70% saham dan 30% obligasi, 40% saham dan 60% obligasi, atau 10% uang tunai, 40% saham, dan 50% obligasi. Alokasi ini tergantung pada tujuan dan kebutuhan investor.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Rebalancing\"><\/span><b>Jenis-jenis Rebalancing<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><b>Rebalancing Calender<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rebalancing Calender adalah pendekatan rebalancing yang paling sederhana. Strategi ini melibatkan analisis dan penyesuaian kepemilikan investasi dalam portofolio pada waktu yang telah ditentukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak investor jangka panjang melakukan rebalancing setahun sekali. Jenis investor lain dengan pandangan dan tujuan yang berbeda dapat menyeimbangkan kembali setiap tiga bulan, atau bahkan setiap bulan. Rebalancing mingguan bisa jadi terlalu mahal dan tidak perlu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Frekuensi rebalancing yang ideal harus ditentukan berdasarkan batasan waktu investor, ambang batas biaya transaksi, dan kelonggaran untuk pergeseran nilai. Kelebihan rebalancing kalender dibandingkan metode yang lebih responsif adalah lebih hemat waktu dan biaya bagi investor karena melibatkan lebih sedikit kesempatan rebalancing dan berpotensi lebih sedikit perdagangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahannya, bagaimanapun, adalah bahwa Anda tidak perlu menyeimbangkan kembali pada tanggal lain, meskipun pasar berubah secara signifikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Rebalancing Campuran Konstan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan yang lebih responsif untuk menyeimbangkan kembali berfokus pada persentase komposisi aset yang diperbolehkan dalam portofolio. Ini dikenal sebagai strategi campuran konstan dengan band atau koridor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap kelas aset, atau sekuritas individu, diberi bobot target dan rentang toleransi yang sesuai. Sebagai contoh, strategi alokasi dapat mencakup persyaratan untuk memiliki 30% ekuitas pasar negara berkembang, 30% saham blue chips domestik, dan 40% obligasi pemerintah dengan koridor +\/- 5% untuk setiap kelas aset.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, kepemilikan saham pasar negara berkembang dan saham blue chip domestik dapat berfluktuasi antara 25% hingga 35%. Pada saat yang sama, 35% hingga 45% dari portofolio harus dialokasikan ke obligasi pemerintah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika bobot salah satu saham bergerak di luar batas yang diperbolehkan, seluruh portofolio akan diseimbangkan kembali untuk mencerminkan komposisi target awal.<\/span><\/p>\n<p><b>Smart Beta Rebalancing<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Smart beta rebalancing adalah rebalancing berkala yang serupa dengan rebalancing reguler yang dilakukan indeks untuk menyesuaikan diri dengan perubahan nilai saham dan kapitalisasi pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi smart beta menggunakan pendekatan berbasis aturan untuk menghindari inefisiensi pasar yang merayap ke dalam investasi indeks karena ketergantungan pada kapitalisasi pasar. Smart beta rebalancing mengalokasikan kepemilikan di berbagai saham yang dipilih menggunakan nilai yang ditentukan oleh ukuran kinerja seperti nilai buku atau laba atas modal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode pembuatan portofolio berbasis aturan ini menambahkan lapisan analisis sistematis pada investasi yang tidak dimiliki oleh investasi indeks sederhana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun smart beta rebalancing lebih aktif daripada sekadar menggunakan investasi indeks untuk meniru pasar secara keseluruhan, metode ini tidak seaktif pemilihan saham. Salah satu fitur utama smart beta rebalancing adalah menghilangkan emosi dalam prosesnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bergantung pada bagaimana aturannya dibuat, investor mungkin akan mengurangi eksposur pada saham-saham berkinerja terbaik dan meningkatkan eksposur pada saham-saham yang kurang bagus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini bertentangan dengan pepatah lama yang mengatakan bahwa biarkan pemenang berlari, tetapi penyeimbangan kembali secara berkala merealisasikan keuntungan secara teratur daripada mencoba mengatur sentimen pasar untuk mendapatkan keuntungan maksimum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Smart beta juga dapat digunakan untuk menyeimbangkan kembali seluruh kelas aset jika parameter yang tepat ditetapkan. Dalam hal ini, hasil tertimbang risiko sering digunakan untuk membandingkan berbagai jenis investasi dan menyesuaikan eksposur yang sesuai.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh-contoh_Rebalancing\"><\/span><b>Contoh-contoh Rebalancing<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><b>Rebalancing Akun Pensiun<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu area yang paling sering diseimbangkan kembali oleh investor adalah alokasi di dalam rekening pensiun mereka. Kinerja aset memengaruhi nilai keseluruhan, dan banyak investor lebih suka berinvestasi lebih agresif pada usia muda dan lebih konservatif saat mendekati usia pensiun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seringkali, portofolio berada pada kondisi paling konservatif setelah investor bersiap untuk menarik dana untuk memasok pendapatan pensiun. Jadi, selama bertahun-tahun, portofolio dapat diseimbangkan kembali untuk mencerminkan alokasi yang semakin besar dalam sekuritas pendapatan tetap.<\/span><\/p>\n<p><b>Rebalancing untuk Diversifikasi<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bergantung pada kinerja pasar, investor mungkin menemukan sejumlah besar aset yang dipegang dalam satu area. Contohnya, jika nilai saham X naik 25% sementara saham Y hanya naik 5%, sebagian besar nilai dalam portofolio terikat pada saham X.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika saham X mengalami penurunan tiba-tiba, portofolio akan mengalami kerugian yang lebih tinggi karena keterkaitannya. Rebalancing memungkinkan investor mengalihkan sebagian dana yang saat ini disimpan di saham X ke investasi lain, baik itu lebih banyak ke saham Y atau membeli saham baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memiliki dana yang tersebar di beberapa saham, penurunan pada salah satu saham akan diimbangi sebagian oleh aktivitas saham lainnya, yang dapat memberikan tingkat stabilitas portofolio.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keuntungan_dan_Kerugian_Rebalancing\"><\/span><b>Keuntungan dan Kerugian Rebalancing<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><b>Keuntungan<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rebalancing dapat menjaga portofolio investor tetap selaras dengan toleransi risiko dan kebutuhan mereka akan tingkat pengembalian tertentu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rebalancing mempertahankan alokasi aset yang telah ditentukan sebelumnya yang ditetapkan oleh rencana investasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah pendekatan investasi yang disiplin dan tidak emosional yang dapat mengurangi eksposur terhadap risiko.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dapat diubah seiring dengan perubahan kebutuhan keuangan dan tujuan investasi investor.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rebalancing dapat dilakukan oleh investor individu yang berpengalaman atau ditangani oleh manajer portofolio.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Kekurangan<\/b><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyeimbangan kembali melibatkan biaya transaksi, yang dapat mengurangi laba bersih.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjual sekuritas yang nilainya meningkat untuk menyeimbangkan kembali portofolio dapat menyebabkan investor kehilangan tren kenaikan harga sekuritas tersebut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diperlukan pengetahuan dan pengalaman berinvestasi untuk menyeimbangkan kembali sesuai kebutuhan dan mengurangi eksposur terhadap risiko secara tepat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyeimbangan ulang yang tidak perlu dapat meningkatkan biaya bagi investor.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><\/h3>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_yang_Dimaksud_dengan_Rebalancing_Portofolio\"><\/span><b>Apa yang Dimaksud dengan Rebalancing Portofolio?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini berarti menjual dan membeli sekuritas yang diperlukan untuk mengembalikan nilai setiap alokasi dalam portofolio ke tingkat yang ditetapkan oleh rencana investasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Rebalancing_Memiliki_Biaya\"><\/span><b>Apakah Rebalancing Memiliki Biaya?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, tentu saja. Ini melibatkan biaya yang terkait dengan transaksi pembelian dan penjualan sekuritas. Biaya ini juga dapat berupa biaya kinerja. Contohnya, untuk rebalancing, mungkin menjual sekuritas yang nilainya naik dan membuat alokasi tidak seimbang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, bisa kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kenaikan harga yang terus berlanjut seperti yang dialami sekuritas tersebut. Dengan menjadikan rebalancing sebagai bagian dari rencana investasi yang dilakukan, akan mengetahui (dan dapat menerima) biaya-biaya ini dan biaya-biaya potensial lainnya sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Seberapa_Sering_Harus_Rebalancing\"><\/span><b>Seberapa Sering Harus Rebalancing?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tergantung pada tujuan investasi, toleransi risiko, dan kebutuhan finansial. Sebagai contoh, investor jangka panjang yang mengambil pendekatan beli dan tahan di pasar dapat mempertimbangkan untuk meninjau alokasi mereka setahun sekali dengan penasihat keuangan mereka untuk melihat apakah penyeimbangan ulang diperlukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Investor lain dengan tujuan jangka pendek mungkin ingin menyeimbangkan kembali lebih sering untuk memastikan mereka tetap berada di jalur yang tepat untuk memenuhi tujuan tersebut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Investasi_Kripto_Saham_AS_dan_Emas_di_Nanovest\"><\/span><b>Investasi Kripto, Saham AS dan Emas di Nanovest<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai investasi berbagai pilihan aset seperti kripto, saham AS dan emas digital dalam satu aplikasi, yaitu Nanovest. Bisa investasi mulai dari Rp5.000, ada lebih dari 2000 pilihan saham AS dan kripto.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu juga bisa investasi emas untuk tabungan masa depan. Selain ada berbagai fitur menarik di aplikasi Nanovest. Segera download Nanovest di <\/span><a href=\"https:\/\/www.apple.com\/id\/app-store\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">AppStore<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/games?hl=id&amp;gl=US\"><span style=\"font-weight: 400;\">PlayStore<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> karena 100% #AmanSamaNano!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cari tahu apa itu Rebalancing, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[47],"tags":[5,51],"class_list":["post-8765","post","type-post","status-publish","format-standard","category-kamus","tag-indonesia","tag-kamus-investasi"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO Pro 5.0.0.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Cari tahu apa itu Rebalancing, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nona dari Nanovest\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.0.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Nanovest - Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Cari tahu apa itu Rebalancing, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-16T10:46:36+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-16T10:46:36+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nanovest\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nanovest_io\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Cari tahu apa itu Rebalancing, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nanovest_io\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/kamus\\\/#listItem\",\"name\":\"Kamus\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/kamus\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kamus\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/kamus\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#listItem\",\"name\":\"Rebalancing\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Rebalancing\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/kamus\\\/#listItem\",\"name\":\"Kamus\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest\",\"headline\":\"Rebalancing\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/site-logo-color.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#articleImage\",\"width\":250,\"height\":250,\"caption\":\"site-logo-color\"},\"datePublished\":\"2024-05-16T17:46:36+07:00\",\"dateModified\":\"2024-05-16T17:46:36+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kamus, Indonesia, kamus investasi\",\"dateline\":\"Published on Mei 16, 2024.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Nanovest\",\"description\":\"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/site-logo-color.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#organizationLogo\",\"width\":250,\"height\":250,\"caption\":\"site-logo-color\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nanovest\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/nanovest_io\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/nanovest.io\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UC5Y5fD2FApTWMc0c2mlxzIg\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/nano-vest\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/\",\"name\":\"Nona dari Nanovest\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/cropped-logo-nanovest-rectangle-96x96.png\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nona dari Nanovest\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/\",\"name\":\"Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest\",\"description\":\"Cari tahu apa itu Rebalancing, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/rebalancing-8765\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"datePublished\":\"2024-05-16T17:46:36+07:00\",\"dateModified\":\"2024-05-16T17:46:36+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/\",\"name\":\"Nanovest\",\"alternateName\":\"Blog Nanovest\",\"description\":\"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO Pro -->\r\n\t\t<title>Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","description":"Cari tahu apa itu Rebalancing, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest","canonical_url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.nanovest.io/blog","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/#listItem","name":"Kamus"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/#listItem","position":2,"name":"Kamus","item":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#listItem","name":"Rebalancing"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#listItem","position":3,"name":"Rebalancing","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/#listItem","name":"Kamus"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#newsarticle","name":"Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","headline":"Rebalancing","author":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/site-logo-color.png","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#articleImage","width":250,"height":250,"caption":"site-logo-color"},"datePublished":"2024-05-16T17:46:36+07:00","dateModified":"2024-05-16T17:46:36+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#webpage"},"articleSection":"Kamus, Indonesia, kamus investasi","dateline":"Published on Mei 16, 2024."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization","name":"Nanovest","description":"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/site-logo-color.png","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#organizationLogo","width":250,"height":250,"caption":"site-logo-color"},"image":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nanovest","https:\/\/twitter.com\/nanovest_io","https:\/\/www.instagram.com\/nanovest.io\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC5Y5fD2FApTWMc0c2mlxzIg","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/nano-vest\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/","name":"Nona dari Nanovest","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#authorImage","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/cropped-logo-nanovest-rectangle-96x96.png","width":96,"height":96,"caption":"Nona dari Nanovest"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#webpage","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/","name":"Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","description":"Cari tahu apa itu Rebalancing, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"datePublished":"2024-05-16T17:46:36+07:00","dateModified":"2024-05-16T17:46:36+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#website","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/","name":"Nanovest","alternateName":"Blog Nanovest","description":"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Blog Nanovest - Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","og:type":"article","og:title":"Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","og:description":"Cari tahu apa itu Rebalancing, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest","og:url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/","article:published_time":"2024-05-16T10:46:36+00:00","article:modified_time":"2024-05-16T10:46:36+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nanovest","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@nanovest_io","twitter:title":"Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","twitter:description":"Cari tahu apa itu Rebalancing, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest","twitter:creator":"@nanovest_io"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"8765","title":"Rebalancing: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","description":null,"keywords":[],"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":[],"twitter_use_og":true,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"NewsArticle","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":"2026-05-14 06:03:32","breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":null,"open_ai":"{\"title\":{\"suggestions\":[],\"usage\":0},\"description\":{\"suggestions\":[],\"usage\":0}}","ai":null,"created":"2024-05-16 10:46:36","updated":"2026-05-14 06:03:32","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\" title=\"Home\">Home<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/\" title=\"Kamus\">Kamus<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tRebalancing\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog"},{"label":"Kamus","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/"},{"label":"Rebalancing","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/rebalancing-8765\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8765","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8765"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8765\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8766,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8765\/revisions\/8766"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8765"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8765"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8765"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}