{"id":6829,"date":"2024-02-21T13:29:32","date_gmt":"2024-02-21T06:29:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/?p=6829"},"modified":"2024-02-21T13:29:32","modified_gmt":"2024-02-21T06:29:32","slug":"pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/","title":{"rendered":"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan di kalangan masyarakat awam, <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io\/saham-amerika\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">investasi saham<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> mungkin adalah jenis penanaman modal yang paling populer. Ironisnya, masyarakat umum masih belum memahami seluk beluk <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/pasar-modal-capital-markets-5804\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">pasar modal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, termasuk klasifikasi saham yang berbeda dalam kategorinya masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin sebelum ini Anda hanya tahu jenis saham seperti penny, blue chip, atau gorengan. Sebenarnya, istilah ini hanya digunakan oleh pelaku pasar dan media. Dengan demikian, tidak ada prediksi yang tepat untuk jenis saham ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sebenarnya ada beberapa kategori saham yang berlaku di pasar saham, terutama di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bahkan, jika Anda ingin menjadi investor saham, Anda harus memahami pengertian saham berdasarkan kategori ini. Apa saja jenis saham?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_86 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi <\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#Pengertian_Saham\" >Pengertian Saham<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#Jenis-jenis_Saham\" >Jenis-jenis Saham<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Saham\"><\/span><b>Pengertian Saham<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham, atau sering disebut sebagai <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/ekuitas-4695\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">ekuitas atau equity<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, adalah instrumen keuangan yang mewakili kepemilikan sebagian kecil dari suatu perusahaan. Jika seseorang memiliki saham suatu perusahaan, berarti mereka memiliki sebagian kecil dari perusahaan tersebut dan memiliki hak atas sebagian dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dividend-5553\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">laba perusahaan (dividen)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> serta hak suara dalam keputusan-keputusan perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah beberapa elemen penting dalam pengertian saham:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kepemilikan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Pemegang saham memiliki hak kepemilikan terhadap perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Dividen<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Jika perusahaan menghasilkan keuntungan, mereka dapat memutuskan untuk membagikan sebagian dari keuntungan tersebut kepada pemegang saham dalam bentuk dividen. Namun, tidak semua perusahaan membayar dividen.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Hak Suara<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Pemegang saham memiliki hak suara untuk memberikan pendapat dalam rapat pemegang saham. Jumlah suara yang dimiliki sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Keuntungan dan Risiko<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Pemegang saham dapat mendapatkan keuntungan jika harga saham naik, tetapi juga menghadapi risiko kerugian jika harga saham turun. Pergerakan harga saham dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kinerja keuangan perusahaan, kondisi pasar, dan berbagai faktor ekonomi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kategori Saham<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Ada berbagai jenis saham, termasuk saham biasa (common stock) dan saham preferen (preferred stock), masing-masing dengan karakteristik dan hak yang berbeda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pasar Saham<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Saham diperdagangkan di pasar saham, di mana investor membeli dan menjual saham. Harga saham sendiri ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran di pasar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi dalam saham dapat menjadi bagian dari strategi keuangan untuk pertumbuhan kekayaan jangka panjang, tetapi juga melibatkan risiko karena harga saham dapat bervariasi seiring waktu. Pemahaman yang baik tentang perusahaan dan kondisi pasar menjadi kunci dalam pengambilan keputusan investasi yang cerdas.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-jenis_Saham\"><\/span><b>Jenis-jenis Saham<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi dalam saham dapat menjadi strategi yang menarik untuk membangun kekayaan. Penting untuk memahami berbagai jenis saham yang ada di pasar saham untuk membuat keputusan investasi yang informan. Berikut adalah panduan lengkap mengenai jenis-jenis saham:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b> Saham Biasa (<\/b><b><i>Common Stock<\/i><\/b><b>)<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-pemegang-saham-hak-dan-kewajibannya-2917\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemegang saham<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> biasa memiliki hak kepemilikan perusahaan dan hak suara dalam rapat pemegang saham. Saham biasa memiliki kemampuan untuk mengklaim kepemilikan berdasarkan keuntungan dan kerugian perusahaan. Namun, pemegang saham tidak memiliki banyak tanggung jawab. Saham waran adalah contoh saham biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menerima dividen jika dinyatakan, tetapi pembayaran ini tidak dijamin. Pemilik saham biasa, apabila perusahaan bangkrut, hanya akan menerima prioritas tertinggi dalam hal pembagian keuntungan perusahaan, tetapi mereka juga akan mengalami kerugian yang paling besar sesuai dengan dana yang diinvestasikan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Saham Preferen (<\/b><b><i>Preferred Stock<\/i><\/b><b>)<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga saham preferen, yang dikenal sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Preferred Stock<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Saham preferen adalah saham yang pemiliknya akan menerima dividen reguler terlebih dahulu daripada pemegang saham biasa. Mereka juga akan dibayarkan terlebih dahulu jika perusahaan dibubarkan atau bangkrut. Pemegang saham preferen memiliki prioritas dalam pembayaran dividen dibandingkan saham biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham preferen tidak dapat dibeli atau dikeluarkan oleh semua perusahaan publik, berbeda dengan saham biasa yang dimiliki oleh semua perusahaan publik. Selain itu, pemilik saham preferen tidak memiliki hak untuk memberi suara pada kebijakan atau pemilihan direksi perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b> Saham <\/b><b><i>Blue Chip<\/i><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">blue chip<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berasal dari perusahaan besar dan mapan dengan rekam jejak yang kuat. Cenderung memberikan dividen dan memiliki pertumbuhan yang stabil. Banyak investor menginginkan saham jenis ini karena berasal dari perusahaan yang terkenal, unggul dalam industrinya, dan membayar dividen yang stabil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pejalari lebih lanjut tentang <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/saham-blue-chip-2754\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">saham blue chip di dalam artikel ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b> Saham Kapitalisasi Kecil (<\/b><b><i>Small-Cap<\/i><\/b><b>), Menengah (<\/b><b><i>Mid-Cap<\/i><\/b><b>), dan Besar (<\/b><b><i>Large-Cap<\/i><\/b><b>)<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan Kapitalisasi Pasar: Dikelompokkan berdasarkan ukuran kapitalisasi pasar, yaitu nilai total seluruh saham yang beredar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Resiko dan Pertumbuhan: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Small-cap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi tetapi juga risiko yang lebih besar, sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">large-cap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> cenderung lebih stabil.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"5\">\n<li><b> Saham Pertumbuhan (<\/b><b><i>Growth Stock<\/i><\/b><b>)<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham ini biasanya berasal dari emiten yang menjadi pemimpin industri dan menghasilkan banyak uang, dan biasanya diterbitkan oleh perusahaan yang dihormati. Karena itu, saham ini juga dikenal dengan perusahaan terkenal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham pertumbuhan berasal dari perusahaan yang diharapkan memiliki pertumbuhan laba di atas rata-rata. Lebih fokus pada pertumbuhan perusahaan daripada pembayaran dividen.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><b> Saham Nilai (<\/b><b><i>Value Stock<\/i><\/b><b>)<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham nilai, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Value Stocks<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, merujuk pada saham-saham dari perusahaan yang diperdagangkan dengan harga yang dianggap lebih rendah daripada nilai intrinsik atau fundamentalnya. Strategi investasi dalam saham nilai didasarkan pada keyakinan bahwa pasar kadang-kadang mungkin tidak memperhitungkan sepenuhnya nilai nyata dari suatu perusahaan, sehingga saham tersebut menjadi potensial untuk pertumbuhan nilai di masa depan. Saham nilai diperdagangkan dengan harga yang dianggap lebih rendah dari nilai intrinsiknya. Mungkin memberikan pendapatan dividen yang stabil.<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li><b> Saham Pendapatan Dividen (<\/b><b><i>Dividend Stocks<\/i><\/b><b>)<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham Pendapatan Dividen, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dividend Stocks<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, merujuk pada saham-saham dari perusahaan yang memiliki kebijakan membayar dividen secara reguler kepada pemegang saham.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dividen merupakan pembayaran tunai yang dibagikan kepada investor sebagai bagian dari keuntungan perusahaan. Saham pendapatan dividen menjadi daya tarik bagi investor yang mencari sumber pendapatan reguler dari investasi mereka. Cocok untuk investor yang mencari pendapatan tetap dan stabil.<\/span><\/p>\n<ol start=\"8\">\n<li><b> Saham Syariah<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham Syariah adalah saham-saham dari perusahaan yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah Islam. Prinsip Syariah menetapkan panduan etika dan moral yang harus diikuti oleh umat Islam dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kegiatan ekonomi dan keuangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, saham-saham syariah harus mematuhi aturan-aturan Syariah dalam seluruh aspek bisnisnya. Dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam, termasuk larangan bunga dan aktivitas haram.<\/span><\/p>\n<ol start=\"9\">\n<li><b> Saham Penny (<\/b><b><i>Penny Stocks<\/i><\/b><b>)<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham Penny, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Penny Stocks<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, merujuk pada saham-saham yang diperdagangkan dengan harga yang relatif rendah, seringkali di bawah satu dolar per saham. Meskipun tidak ada definisi resmi tentang apa yang membuat suatu saham diklasifikasikan sebagai saham penny, biasanya saham-saham ini memiliki kapitalisasi pasar yang rendah dan diperdagangkan di pasar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">over-the-counter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (OTC) atau di luar bursa utama. Tingkat risiko tinggi dan bisa sangat volatil.<\/span><\/p>\n<ol start=\"10\">\n<li><b> Saham <\/b><b><i>Blue Sky<\/i><\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Blue Sky<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah istilah informal yang biasanya digunakan untuk menggambarkan saham dari perusahaan baru yang belum memiliki sejarah operasional yang signifikan atau tidak memiliki batasan yang jelas dalam industri tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini merujuk pada situasi di mana saham tersebut, seperti langit biru (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">blue sky<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang tidak terbatas, dapat memiliki potensi pertumbuhan tanpa batasan atau pembatasan tertentu. Saham dari perusahaan baru tanpa sejarah operasional yang signifikan. Potensi pertumbuhan tinggi tetapi juga risiko yang tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menginvestasikan dalam berbagai jenis saham dapat membantu investor mencapai tujuan keuangan mereka dengan mempertimbangkan profil risiko dan tujuan investasi. Penting untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi dan, jika perlu, berkonsultasi dengan profesional keuangan untuk mendapatkan saran yang sesuai.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memahami perbedaan antara berbagai jenis-jenis saham yang ada di pasar keuangan dan memilih investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6831,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[5,28,52,27,17,29],"class_list":["post-6829","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tips-dan-tutorial","tag-indonesia","tag-saham-amerika","tag-saham-as","tag-stock","tag-stocks","tag-us-stocks"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO Pro 5.0.0.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Memahami perbedaan antara berbagai jenis-jenis saham yang ada di pasar keuangan dan memilih investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko.\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nona dari Nanovest\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.0.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Nanovest - Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu! - Blog Nanovest\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Memahami perbedaan antara berbagai jenis-jenis saham yang ada di pasar keuangan dan memilih investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko.\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Pemahaman-pemahaman-jenis-saham-1.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Pemahaman-pemahaman-jenis-saham-1.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-21T06:29:32+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-21T06:29:32+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nanovest\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nanovest_io\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu! - Blog Nanovest\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Memahami perbedaan antara berbagai jenis-jenis saham yang ada di pasar keuangan dan memilih investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko.\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nanovest_io\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Pemahaman-pemahaman-jenis-saham-1.jpg\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/tips-dan-tutorial\\\/#listItem\",\"name\":\"Tips dan Tutorial\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/tips-dan-tutorial\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips dan Tutorial\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/tips-dan-tutorial\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#listItem\",\"name\":\"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu!\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu!\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/tips-dan-tutorial\\\/#listItem\",\"name\":\"Tips dan Tutorial\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu! - Blog Nanovest\",\"headline\":\"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu!\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/Pemahaman-pemahaman-jenis-saham-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":630},\"datePublished\":\"2024-02-21T13:29:32+07:00\",\"dateModified\":\"2024-02-21T13:29:32+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Tips dan Tutorial, Indonesia, Saham Amerika, Saham AS, Stock, Stocks, US Stocks\",\"dateline\":\"Published on Februari 21, 2024.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Nanovest\",\"description\":\"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/site-logo-color.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#organizationLogo\",\"width\":250,\"height\":250,\"caption\":\"site-logo-color\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nanovest\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/nanovest_io\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/nanovest.io\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UC5Y5fD2FApTWMc0c2mlxzIg\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/nano-vest\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/\",\"name\":\"Nona dari Nanovest\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/cropped-logo-nanovest-rectangle-96x96.png\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nona dari Nanovest\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/\",\"name\":\"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu! - Blog Nanovest\",\"description\":\"Memahami perbedaan antara berbagai jenis-jenis saham yang ada di pasar keuangan dan memilih investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko.\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/Pemahaman-pemahaman-jenis-saham-1.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#mainImage\",\"width\":1200,\"height\":630},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2024-02-21T13:29:32+07:00\",\"dateModified\":\"2024-02-21T13:29:32+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/\",\"name\":\"Nanovest\",\"alternateName\":\"Blog Nanovest\",\"description\":\"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO Pro -->\r\n\t\t<title>Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu! - Blog Nanovest<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu! - Blog Nanovest","description":"Memahami perbedaan antara berbagai jenis-jenis saham yang ada di pasar keuangan dan memilih investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko.","canonical_url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.nanovest.io/blog","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/#listItem","name":"Tips dan Tutorial"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/#listItem","position":2,"name":"Tips dan Tutorial","item":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#listItem","name":"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu!"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#listItem","position":3,"name":"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu!","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/#listItem","name":"Tips dan Tutorial"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#newsarticle","name":"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu! - Blog Nanovest","headline":"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu!","author":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Pemahaman-pemahaman-jenis-saham-1.jpg","width":1200,"height":630},"datePublished":"2024-02-21T13:29:32+07:00","dateModified":"2024-02-21T13:29:32+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#webpage"},"articleSection":"Tips dan Tutorial, Indonesia, Saham Amerika, Saham AS, Stock, Stocks, US Stocks","dateline":"Published on Februari 21, 2024."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization","name":"Nanovest","description":"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/site-logo-color.png","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#organizationLogo","width":250,"height":250,"caption":"site-logo-color"},"image":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nanovest","https:\/\/twitter.com\/nanovest_io","https:\/\/www.instagram.com\/nanovest.io\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC5Y5fD2FApTWMc0c2mlxzIg","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/nano-vest\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/","name":"Nona dari Nanovest","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#authorImage","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/cropped-logo-nanovest-rectangle-96x96.png","width":96,"height":96,"caption":"Nona dari Nanovest"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#webpage","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/","name":"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu! - Blog Nanovest","description":"Memahami perbedaan antara berbagai jenis-jenis saham yang ada di pasar keuangan dan memilih investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko.","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Pemahaman-pemahaman-jenis-saham-1.jpg","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#mainImage","width":1200,"height":630},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/#mainImage"},"datePublished":"2024-02-21T13:29:32+07:00","dateModified":"2024-02-21T13:29:32+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#website","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/","name":"Nanovest","alternateName":"Blog Nanovest","description":"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Blog Nanovest - Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","og:type":"article","og:title":"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu! - Blog Nanovest","og:description":"Memahami perbedaan antara berbagai jenis-jenis saham yang ada di pasar keuangan dan memilih investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko.","og:url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/","og:image":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Pemahaman-pemahaman-jenis-saham-1.jpg","og:image:secure_url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Pemahaman-pemahaman-jenis-saham-1.jpg","og:image:width":1200,"og:image:height":630,"article:published_time":"2024-02-21T06:29:32+00:00","article:modified_time":"2024-02-21T06:29:32+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nanovest","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@nanovest_io","twitter:title":"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu! - Blog Nanovest","twitter:description":"Memahami perbedaan antara berbagai jenis-jenis saham yang ada di pasar keuangan dan memilih investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko.","twitter:creator":"@nanovest_io","twitter:image":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Pemahaman-pemahaman-jenis-saham-1.jpg"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"6829","title":null,"description":null,"keywords":[],"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":[],"twitter_use_og":true,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"NewsArticle","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":"2026-05-13 22:40:36","breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":null,"open_ai":"{\"title\":{\"suggestions\":[],\"usage\":0},\"description\":{\"suggestions\":[],\"usage\":0}}","ai":null,"created":"2024-02-21 06:29:32","updated":"2026-05-13 22:40:36","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\" title=\"Home\">Home<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/\" title=\"Tips dan Tutorial\">Tips dan Tutorial<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tPemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu!\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog"},{"label":"Tips dan Tutorial","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/"},{"label":"Pemahaman Jenis-Jenis Saham, Investor Pemula Wajib Tahu!","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/pemahaman-jenis-jenis-saham-investor-pemula-wajib-tahu-6829\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6829","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6829"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6829\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6832,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6829\/revisions\/6832"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6831"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6829"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6829"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6829"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}