{"id":6014,"date":"2023-12-01T10:11:05","date_gmt":"2023-12-01T03:11:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/?p=6014"},"modified":"2024-07-11T02:55:58","modified_gmt":"2024-07-10T19:55:58","slug":"dow-jones-industrial-average","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/","title":{"rendered":"Dow Jones Industrial Average"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_86 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi <\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#Apa_itu_Dow_Jones_Industrial_Average_DJIA\" >Apa itu Dow Jones Industrial Average (DJIA)?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#Memahami_Dow_Jones_Industrial_Average\" >Memahami Dow Jones Industrial Average<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#Perhitungan_Indeks_dan_Pembagi_Dow_Jones_Industrial_Average\" >Perhitungan Indeks dan Pembagi Dow Jones Industrial Average<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#Komponen_Indeks_Dow_Jones_Industrial_Average\" >Komponen Indeks Dow Jones Industrial Average<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#Keterbatasan_DJIA\" >Keterbatasan DJIA<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#Apa_yang_Diukur_Rata-Rata_Industri_Dow_Jones\" >Apa yang Diukur Rata-Rata Industri Dow Jones?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#Kapan_DJIA_Top_10000_Untuk_Pertama_Kalinya\" >Kapan DJIA Top 10.000 Untuk Pertama Kalinya?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#Dow_Jones_Industrial_Average_Didasarkan_pada_Harga_Berapa_Banyak_Saham\" >Dow Jones Industrial Average Didasarkan pada Harga Berapa Banyak Saham?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#Bagaimana_Dow_Jones_Industrial_Average_Berbeda_dari_S_P_500\" >Bagaimana Dow Jones Industrial Average Berbeda dari S&amp;P 500?<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Dow_Jones_Industrial_Average_DJIA\"><\/span><b>Apa itu Dow Jones Industrial Average (DJIA)?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dow Jones Industrial Average (DJIA) adalah indeks pasar saham yang melacak 30 <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/saham-blue-chip-2754\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">perusahaan blue-chip<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> besar milik publik yang diperdagangkan di <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/saham-as\/apa-perbedaan-nasdaq-dan-nyse-206\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">New York Stock Exchange (NYSE) dan Nasdaq<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama Dow Jones diambil dari nama Charles Dow, yang menciptakan indeks tersebut pada tahun 1896 bersama rekan bisnisnya, Edward Jones. Juga disebut sebagai Dow 30, indeks ini dianggap sebagai ukuran ekonomi AS yang lebih luas.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memahami_Dow_Jones_Industrial_Average\"><\/span><b>Memahami Dow Jones Industrial Average<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DJIA adalah indeks pasar AS tertua kedua setelah Dow Jones Transportation Average (DJTA). DJIA dirancang untuk melayani sebagai wakil untuk kesehatan ekonomi AS yang lebih luas. Sering disebut hanya sebagai Dow, ini adalah salah satu indeks pasar saham yang paling banyak ditonton di dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Dow mencakup berbagai perusahaan, semuanya dapat digambarkan sebagai perusahaan blue-chip dengan pendapatan yang stabil secara konsisten. Pada awal abad ke-20, kinerja perusahaan industri biasanya dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kinerja Dow Jones Industrial Average (DJIA) dapat memberikan indikasi tentang kesehatan dan arah perekonomian secara keseluruhan, meskipun ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan. Bahkan saat ini, bagi banyak investor, Dow yang berkinerja kuat sama dengan ekonomi yang kuat sementara Dow yang berkinerja lemah menunjukkan ekonomi yang melambat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena kondisi ekonomi berubah dari waktu ke waktu, komposisi indeks juga dapat berubah. Indeks pasar saham atau indeks ekonomi adalah kumpulan saham atau aset keuangan lainnya yang digunakan sebagai indikator kinerja pasar secara keseluruhan atau sektor tertentu dari ekonomi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah komponen Dow dapat dijatuhkan ketika sebuah perusahaan menjadi kurang relevan dengan tren ekonomi saat ini, untuk digantikan dengan nama baru yang lebih mencerminkan pergeseran tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, sebuah perusahaan dapat dikeluarkan dari indeks ketika kapitalisasi pasarnya turun karena kesulitan keuangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham dengan harga saham yang lebih tinggi diberi bobot lebih besar dalam indeks. Jadi, persentase pergerakan yang lebih tinggi dalam komponen dengan harga lebih tinggi akan berdampak lebih besar pada nilai akhir yang dihitung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada permulaan Dow, Charles Dow menghitung rata-rata dengan menjumlahkan harga dari 12 saham komponen Dow dan membaginya dengan 12.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasilnya adalah rata-rata sederhana. Seiring waktu, ada penambahan dan pengurangan indeks yang harus dipertanggungjawabkan, seperti merger dan stock split. Pada saat itu, perhitungan rata-rata sederhana tidak lagi masuk akal.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perhitungan_Indeks_dan_Pembagi_Dow_Jones_Industrial_Average\"><\/span><b>Perhitungan Indeks dan Pembagi Dow Jones Industrial Average<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dow Divisor dibuat untuk mengatasi masalah rata-rata sederhana. Pembagi adalah konstanta yang telah ditentukan sebelumnya yang digunakan untuk menentukan efek pergerakan satu poin di salah satu dari sekitar 30 saham yang membentuk Dow.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada saat-saat ketika pembagi perlu diubah agar nilai Dow tetap konsisten. Pada April 2023, Dow Divisor adalah 0,15172752595384.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dow tidak dihitung menggunakan rata-rata aritmatika tertimbang dan tidak mewakili kapitalisasi pasar perusahaan komponennya tidak seperti S&amp;P 500. Sebaliknya, ini mencerminkan jumlah harga satu saham untuk semua komponen, dibagi dengan pembagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, pergerakan satu poin di salah satu saham komponen akan medeks dengan jumlah poin yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harga DJIA = Total Harga Saham Komponen \u00f7 Dow Divisor<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Komponen_Indeks_Dow_Jones_Industrial_Average\"><\/span><b>Komponen Indeks Dow Jones Industrial Average<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dow Jones Industrial Average memang diluncurkan pada tahun 1896 oleh Charles Dow dan Edward Jones. Pada saat peluncuran, DJIA terdiri dari hanya 12 perusahaan, dan mayoritas dari perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari sektor industri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah indeks saham yang awalnya dirancang untuk memberikan gambaran tentang kinerja pasar saham dan ekonomi di Amerika Serikat. Seiring waktu, DJIA berkembang menjadi indeks saham yang sangat diakui dan sering digunakan sebagai indikator pasar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka termasuk rel kereta api, kapas, gas, gula, tembakau, dan minyak. Pada tahun 1928, Dow Jones Industrial Average (DJIA) diperluas dari 12 komponen menjadi 30 komponen. Perubahan ini terjadi karena pertumbuhan dan diversifikasi ekonomi serta pasar saham Amerika Serikat yang semakin berkembang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan meningkatnya jumlah komponen, DJIA mencakup berbagai sektor industri yang lebih luas, mencerminkan keragaman ekonomi yang lebih baik. Perubahan ini juga membantu membuat DJIA lebih representatif terhadap kinerja keseluruhan pasar saham AS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak itu, indeks ini berubah berkali-kali\u2014yang pertama terjadi tiga bulan setelah indeks 30 komponen diluncurkan. Pada tahun 1932, terjadi perubahan skala besar pada Dow Jones Industrial Average (DJIA) ketika delapan dari 30 saham yang termasuk dalam indeks diganti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan ini mengindikasikan dinamika pasar saham yang terjadi selama masa Depresi Besar (Great Depression) di Amerika Serikat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan komponen ini dilakukan untuk mencerminkan pergeseran dalam kondisi ekonomi dan perubahan perusahaan yang lebih akurat pada saat itu. Perubahan komponen tersebut adalah bagian dari usaha untuk menjaga relevansi dan representasi indeks dalam menggambarkan kondisi pasar dan ekonomi yang berubah-ubah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dow dievaluasi ulang secara teratur. Perusahaan diganti ketika mereka tidak lagi memenuhi kriteria daftar indeks dengan yang melakukannya. Seiring waktu, indeks menjadi pemimpin ekonomi AS, yang mencerminkan perubahan ekonomi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, U.S. Steel dikeluarkan dari indeks pada tahun 1991 dan digantikan oleh perusahaan bahan bangunan Martin Marietta. Perubahan besar lainnya pada DJIA datang:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 1997, ketika Westinghouse Electric, Bethlehem Steel, Texaco, dan Woolworths digantikan oleh Travelers&#8217; Group, Johnson &amp; Johnson, Hewlett-Packard, dan Walmart.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 1999, Chevron, Sears Roebuck, Union Carbide, dan Goodyear Tire dikeluarkan sementara Home Depot, Intel, Microsoft, dan SBC Communications ditambahkan sebagai gantinya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walgreens Boots Alliance menggantikan General Electric pada Juni 2018. Pada Agustus 2020, ada perubahan dalam komposisi Dow Jones Industrial Average (DJIA). Tiga perusahaan, yaitu Salesforce, Amgen, dan Honeywell, ditambahkan ke indeks ini, sementara tiga perusahaan lainnya, yaitu ExxonMobil, Pfizer, dan Raytheon Technologies, dihapus dari indeks.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Raytheon bergabung dengan DJIA awal tahun itu setelah United Technologies bergabung dengan Raytheon Company.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keterbatasan_DJIA\"><\/span><b>Keterbatasan DJIA<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dow Jones Industrial Average (DJIA) memiliki beberapa keterbatasan yang perlu dipertimbangkan oleh investor dan analis:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Bobot Harga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: DJIA dihitung dengan menggunakan metode harga berbobot, di mana pergerakan harga saham dengan harga lebih tinggi memiliki pengaruh lebih besar terhadap perubahan indeks daripada saham dengan harga lebih rendah. Ini dapat mengakibatkan ketidakseimbangan dalam representasi sektor dan perusahaan dalam indeks.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Hanya 30 Saham<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: DJIA hanya mencakup 30 saham terpilih. Keterbatasan jumlah ini dapat mengakibatkan ketidakcukupan dalam mencerminkan kinerja keseluruhan pasar saham AS yang lebih luas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tidak Memperhitungkan Kapitalisasi Pasar<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: DJIA tidak memperhitungkan kapitalisasi pasar perusahaan yang terdaftar di dalamnya. Ini berarti bahwa perusahaan dengan kapitalisasi pasar yang lebih tinggi tidak akan memiliki pengaruh lebih besar pada indeks daripada perusahaan dengan kapitalisasi pasar lebih rendah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tidak Meliputi Saham Kecil dan Tengah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Karena hanya terdiri dari 30 saham besar, DJIA tidak mewakili pergerakan saham kecil dan menengah, yang juga memiliki peran penting dalam ekonomi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tidak Termasuk Dividen<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: DJIA tidak memperhitungkan dividen atau pembayaran pendapatan lainnya, yang dapat menjadi faktor penting dalam investasi jangka panjang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Perubahan Komponen<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Perubahan komponen DJIA terkadang dapat terjadi tidak sering. Ini dapat mengakibatkan kesenjangan dalam mewakili perubahan industri atau ekonomi yang lebih cepat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Hanya Saham AS<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: DJIA hanya mencakup saham perusahaan Amerika Serikat. Ini tidak memberikan gambaran tentang kinerja pasar global.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena keterbatasan-keterbatasan ini, banyak investor dan analis juga memperhatikan indeks saham lainnya seperti S&amp;P 500 atau NASDAQ yang memiliki metodologi perhitungan dan cakupan yang lebih luas, serta memperhitungkan faktor-faktor seperti kapitalisasi pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, para kritikus percaya bahwa memfaktorkan hanya harga saham dalam perhitungan tidak mencerminkan perusahaan secara akurat, seperti halnya mempertimbangkan kapitalisasi pasar perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dow juga merupakan indeks tertimbang harga, bukan tertimbang oleh kapitalisasi pasar. Ini berarti bahwa saham dalam indeks dengan harga saham yang lebih tinggi memiliki pengaruh yang lebih besar, terlepas dari apakah mereka adalah perusahaan kecil secara keseluruhan dalam hal nilai pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam indeks tertimbang harga, saham yang naik dari $110 menjadi $120 akan memiliki efek bersih yang sama pada indeks sebagai saham yang naik dari $10 menjadi $20, meskipun persentase pergerakan untuk yang terakhir jauh lebih besar daripada yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini juga berarti bahwa pemecahan saham dapat berdampak pada indeks, sedangkan mereka tidak akan berdampak pada indeks kapitalisasi pasar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_yang_Diukur_Rata-Rata_Industri_Dow_Jones\"><\/span><b>Apa yang Diukur Rata-Rata Industri Dow Jones?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">DJIA melacak pergerakan harga dari 30 perusahaan besar di Amerika Serikat. Perusahaan tersebut termasuk Microsoft dan Home Depot. Perusahaan yang dipilih berasal dari semua sektor utama AS, kecuali utilitas dan transportasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_DJIA_Top_10000_Untuk_Pertama_Kalinya\"><\/span><b>Kapan DJIA Top 10.000 Untuk Pertama Kalinya?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dow Jones Industrial Average mencapai 10.000 untuk pertama kalinya pada Maret 1999. DJIA kemudian mencapai 11.750 pada Januari 2000, sebelum jatuh ke bawah 7.200 pada Oktober 2002 setelah kehancuran dot-com.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dow_Jones_Industrial_Average_Didasarkan_pada_Harga_Berapa_Banyak_Saham\"><\/span><b>Dow Jones Industrial Average <\/b><b>Didasarkan pada Harga Berapa Banyak Saham?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dow Jones Industrial Average terdiri dari 30 saham besar. Semua saham berbasis di Amerika Serikat. DJIA juga dikenal sebagai Dow 30.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Dow_Jones_Industrial_Average_Berbeda_dari_S_P_500\"><\/span><b>Bagaimana <\/b><b>Dow Jones Industrial Average Berbeda dari S&amp;P 500?<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">S&amp;P 500 dan DJIA adalah dua indeks saham yang paling banyak ditonton di AS; namun, kedua tolok ukur ini sangat berbeda:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Indeks Industri Dow Jones melacak 30 saham berkapitalisasi besar sementara S&amp;P 500 melacak 500 saham terbesar di pasar AS.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Indeks Dow Jones tertimbang harga sementara S&amp;P 500 berbobot kapitalisasi pasar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saham di Dow dipilih oleh sebuah komite.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saham di S&amp;P 500 ditambahkan berdasarkan formula dan kriteria yang ditetapkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">DJIA menggunakan pembagi (Dow Divisor), S&amp;P 500 di sisi lain, dinyatakan sebagai nilai versus tahun dasar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dow Jones Industrial Average adalah indeks saham dari 30 perusahaan berkapitalisasi besar blue-chip AS, yang telah menjadi sinonim dengan pasar saham Amerika secara keseluruhan. Namun, indeks tersebut hanya memiliki 30 perusahaan, dan indeks itu sendiri memiliki bobot harga, yang berarti bahwa indeks tersebut tidak selalu mencerminkan secara akurat pasar saham yang lebih luas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan di DJIA juga dipilih oleh sebuah komite dan diseimbangkan untuk mencoba mewakili keadaan ekonomi secara keseluruhan. Ini berarti bahwa perusahaan tertentu dapat ditambahkan atau dihapus dari indeks secara berkala tanpa banyak cara untuk memprediksi kapan atau saham mana yang akan berubah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari keterbatasannya, bagaimanapun, Dow masih memegang tempat khusus dalam keuangan Amerika.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Download aplikasi\u00a0<a href=\"https:\/\/news.nanovest.io\/\">Nanovest<\/a>\u00a0sekarang dan mulai berinvestasi hanya dengan Rp5.000! Dapatkan akses ke lebih dari 2000 pilihan aset saham AS dan kripto. Dengan Nanovest, kamu juga bisa berinvestasi emas dan menikmati banyak fitur menarik lainnya.<\/p>\n<p>Jangan lewatkan kesempatan untuk mengembangkan portofolio dengan mudah dan aman. Download sekarang di\u00a0<a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/nanovest-buy-bitcoin-crypto\/id1580892310\">AppStore<\/a>\u00a0atau\u00a0<a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.nanovest.prod&amp;hl=id\">PlayStore<\/a>\u00a0dan mulailah perjalanan investasi Anda bersama Nanovest!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu Dow Jones Industrial Average (DJIA)? Dow Jones Industrial Average (DJIA) adalah indeks pasar saham yang melacak 30 perusahaan blue-chip besar milik publik yang diperdagangkan di New York Stock Exchange (NYSE) dan Nasdaq. Nama Dow Jones diambil dari nama Charles Dow, yang menciptakan indeks tersebut pada tahun 1896 bersama rekan bisnisnya, Edward Jones. Juga<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[47],"tags":[5,51,16,28,52,27,17,29],"class_list":["post-6014","post","type-post","status-publish","format-standard","category-kamus","tag-indonesia","tag-kamus-investasi","tag-saham","tag-saham-amerika","tag-saham-as","tag-stock","tag-stocks","tag-us-stocks"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO Pro 5.0.0.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Cari tahu apa itu Dow Jones Industrial Average, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nona dari Nanovest\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.0.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Nanovest - Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Cari tahu apa itu Dow Jones Industrial Average, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-01T03:11:05+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-10T19:55:58+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nanovest\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nanovest_io\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Cari tahu apa itu Dow Jones Industrial Average, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nanovest_io\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/kamus\\\/#listItem\",\"name\":\"Kamus\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/kamus\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kamus\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/kamus\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#listItem\",\"name\":\"Dow Jones Industrial Average\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Dow Jones Industrial Average\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/kamus\\\/#listItem\",\"name\":\"Kamus\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest\",\"headline\":\"Dow Jones Industrial Average\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/site-logo-color.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#articleImage\",\"width\":250,\"height\":250,\"caption\":\"site-logo-color\"},\"datePublished\":\"2023-12-01T10:11:05+07:00\",\"dateModified\":\"2024-07-11T02:55:58+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kamus, Indonesia, kamus investasi, Saham, Saham Amerika, Saham AS, Stock, Stocks, US Stocks\",\"dateline\":\"Published on Desember 1, 2023.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Nanovest\",\"description\":\"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/site-logo-color.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#organizationLogo\",\"width\":250,\"height\":250,\"caption\":\"site-logo-color\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nanovest\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/nanovest_io\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/nanovest.io\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UC5Y5fD2FApTWMc0c2mlxzIg\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/nano-vest\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/\",\"name\":\"Nona dari Nanovest\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/cropped-logo-nanovest-rectangle-96x96.png\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nona dari Nanovest\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/\",\"name\":\"Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest\",\"description\":\"Cari tahu apa itu Dow Jones Industrial Average, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/kamus\\\/dow-jones-industrial-average-6014\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"datePublished\":\"2023-12-01T10:11:05+07:00\",\"dateModified\":\"2024-07-11T02:55:58+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/\",\"name\":\"Nanovest\",\"alternateName\":\"Blog Nanovest\",\"description\":\"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO Pro -->\r\n\t\t<title>Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","description":"Cari tahu apa itu Dow Jones Industrial Average, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest","canonical_url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.nanovest.io/blog","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/#listItem","name":"Kamus"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/#listItem","position":2,"name":"Kamus","item":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#listItem","name":"Dow Jones Industrial Average"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#listItem","position":3,"name":"Dow Jones Industrial Average","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/#listItem","name":"Kamus"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#newsarticle","name":"Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","headline":"Dow Jones Industrial Average","author":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/site-logo-color.png","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#articleImage","width":250,"height":250,"caption":"site-logo-color"},"datePublished":"2023-12-01T10:11:05+07:00","dateModified":"2024-07-11T02:55:58+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#webpage"},"articleSection":"Kamus, Indonesia, kamus investasi, Saham, Saham Amerika, Saham AS, Stock, Stocks, US Stocks","dateline":"Published on Desember 1, 2023."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization","name":"Nanovest","description":"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/site-logo-color.png","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#organizationLogo","width":250,"height":250,"caption":"site-logo-color"},"image":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nanovest","https:\/\/twitter.com\/nanovest_io","https:\/\/www.instagram.com\/nanovest.io\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC5Y5fD2FApTWMc0c2mlxzIg","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/nano-vest\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/","name":"Nona dari Nanovest","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#authorImage","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/cropped-logo-nanovest-rectangle-96x96.png","width":96,"height":96,"caption":"Nona dari Nanovest"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#webpage","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/","name":"Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","description":"Cari tahu apa itu Dow Jones Industrial Average, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"datePublished":"2023-12-01T10:11:05+07:00","dateModified":"2024-07-11T02:55:58+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#website","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/","name":"Nanovest","alternateName":"Blog Nanovest","description":"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Blog Nanovest - Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","og:type":"article","og:title":"Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","og:description":"Cari tahu apa itu Dow Jones Industrial Average, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest","og:url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/","article:published_time":"2023-12-01T03:11:05+00:00","article:modified_time":"2024-07-10T19:55:58+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nanovest","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@nanovest_io","twitter:title":"Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","twitter:description":"Cari tahu apa itu Dow Jones Industrial Average, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest","twitter:creator":"@nanovest_io"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"6014","title":"Dow Jones Industrial Average: Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja | Kamus Nanovest","description":"Cari tahu apa itu Dow Jones Industrial Average, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest","keywords":[],"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":[],"twitter_use_og":true,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"NewsArticle","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":"2026-05-13 19:21:37","breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":null,"open_ai":"{\"title\":{\"suggestions\":[],\"usage\":0},\"description\":{\"suggestions\":[],\"usage\":0}}","ai":null,"created":"2023-12-01 03:10:29","updated":"2026-05-13 19:21:37","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\" title=\"Home\">Home<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/\" title=\"Kamus\">Kamus<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tDow Jones Industrial Average\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog"},{"label":"Kamus","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/kamus\/"},{"label":"Dow Jones Industrial Average","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/kamus\/dow-jones-industrial-average-6014\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6014"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6014\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10323,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6014\/revisions\/10323"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}