{"id":2936,"date":"2022-12-06T14:13:58","date_gmt":"2022-12-06T07:13:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/?p=2936"},"modified":"2023-02-01T23:31:09","modified_gmt":"2023-02-01T16:31:09","slug":"mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/","title":{"rendered":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam berinvestasi, kamu pastinya harus menggunakan strategi agar bisa memperkecil risiko dan meningkatkan keuntungan yang bisa didapatkan. Terutama untuk kamu yang memilih investasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dengan strategi yang tepat, maka kamu bisa memaksimalkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">capital gain <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam setiap transaksi. Salah satu strategi yang bisa kamu terapkan adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buy on weakness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (BoW).<\/span><\/p>\n<p><b>Mengenal Strategi <\/b><b><i>Buy on Weakness <\/i><\/b><b>(BoW)<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai dengan namanya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buy on weakness <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau BoW adalah strategi membeli saham ketika harganya mengalami penurunan dengan harapan meraih keuntungan ketika terjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reversal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Strategi ini umum dilakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ketika sedang terjadi koreksi saham. Bahkan tidak jarang seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">membeli saham langsung dalam jumlah besar demi meraih keuntungan maksimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembelian saham akan dilakukan ketika harganya berada di area <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">support <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan belum mengalami kenaikan kembali. Transaksi berlangsung dalam periode waktu yang singkat, bahkan terkadang dalam hari yang sama. Meskipun strategi ini bisa sangat menguntungkan, tetapi tidak semua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berani dan mampu menerapkannya. Sebab, penentuan saham perusahaan yang akan dibeli harus sangat hati-hati. Jika tidak, maka harga saham tidak kembali naik dan justru terus turun hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">breakdown<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Buy on Weakness <\/i><\/b><b>Sesuai <\/b><b><i>Trendline<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memulai strategi ini, terlebih dahulu kamu harus menganalisa data untuk mengetahui titik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">support <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">resistance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kamu bisa menggunakan berbagai metode dalam menentukannya, salah satunya yaitu <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io\/post\/moving-average\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">moving average<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Dari sini, kamu juga bisa mengetahui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trendline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berlaku sehingga bisa menerapkan strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buy on weakness <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sesuai dengan kondisi pasar saham saat ini.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Uptrend<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Uptrend <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau yang dikenal juga dengan <\/span><a href=\"https:\/\/cms.nanovest.io\/pengertian-bullish-dan-bearish-serta-cara-menghadapinya\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">bullish trend<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">adalah kondisi ketika harga saham sedang menguat atau terjadi kenaikan harga. Tren ini ditandai dengan titik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">support <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang lebih tinggi dibandingkan dengan titik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">support <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kondisi ini, kamu tidak perlu bingung dalam menerapkan BoW karena harga saham sedang berada pada kondisi yang bagus. Jadi ketika kamu melewatkan satu momen untuk menjual saham, kamu masih bisa menjualnya pada momen selanjutnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Sideways<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sideways<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tren cenderung datar dan tidak menunjukkan kenaikan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">uptrend<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) maupun penurunan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">downtrend<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Kondisi ini umumnya disebabkan oleh seimbangnya jumlah <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io\/post\/hukum-permintaan-dan-penawaran\"><span style=\"font-weight: 400;\">permintaan dan penawaran saham<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sehingga garis tren cenderung lurus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan BoW dalam kondisi pasar yang seperti ini cukup berisiko, karena sulit untuk memprediksi bagaimana kondisi pasar selanjutnya, apakah akan mengalami kenaikan atau malah penurunan? Terutama jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sideways <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terjadi setelah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">uptrend<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka risikonya akan semakin besar karena potensi terjadinya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">breakdown <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Downtrend<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Downtrend <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau yang dikenal juga <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io\/post\/5-tips-tetap-cuan-dikala-bearish-market?lang=id\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">bearish trend<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">di mana harga saham sedang melemah dan mengalami penurunan. Melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buy on weakness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam kondisi pasar seperti ini harus dilakukan secara sangat hati-hati karena tren harga yang sedang menurun.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trader <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harus terus memantau pergerakan harga saham dan segera melakukan penjualan ketika harganya berada di area <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">resistance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain harus memantau terus pergerakan harga, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga harus memilih saham yang tepat dan memiliki potensi kenaikan harga dalam jangka pendek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> trader <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang berani melakukan strategi ini pada kondisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">downtrend <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang telah menguasai kemampuan analisa pasar yang cukup dalam. Sebab risiko terjadinya harga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">breakdown<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada tren ini sangatlah besar yang akhirnya bisa menyebabkan kerugian pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><b>Tips Menerapkan Strategi <\/b><b><i>Buy on Weakness<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kamu yang masih pemula dan ingin mencoba menggunakan strategi ini, maka sebaiknya hanya menerapkannya saat sedang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">uptrend <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">karena risikonya yang lebih kecil. Selain itu, kamu juga harus menentukan batas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stop loss<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk meminimalisir risiko kerugian saat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">support <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak mampu menahan penurunan harga hingga terjadi harga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">breakdown<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kamu juga harus memerhatikan tingkat permintaan dan penawaran atas suatu saham yang akan kamu beli. Jika di saat terjadi penurunan harga, saham tersebut mengalami kondisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">overbought<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka kemungkinan terjadinya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rebound<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> cukup besar. Sementara jika yang terjadi adalah tingkat permintaan tetap, maka kemungkinan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rebound<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> cukup kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi ini juga sangat tepat diterapkan untuk membeli <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io\/post\/saham-blue-chip?lang=id\"><span style=\"font-weight: 400;\">saham <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">blue chip<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">dalam situasi koreksi saham akibat <\/span><a href=\"https:\/\/www.nanovest.io\/post\/mengenal-october-effect-dalam-saham-global-1?lang=id\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">october effect<\/span><\/i><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">maupun akibat faktor lainnya, karena harga saham sedang \u201cdiskon\u201d dan lebih terjangkau. Hal ini terbukti dengan banyaknya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trader <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan modal besar yang memanfaatkan situasi \u201cdiskon\u201d saham ini untuk memborong saham perusahaan incarannya dan mendulang keuntungan besar saat dijual kembali ketika harga kembali naik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika seandainya saham yang kamu beli justru terus mengalami penurunan tanpa adanya tanda <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rebound<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka ada hal yang bisa kamu lakukan, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Segera menjual kembali saham ketika berada pada titik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stop loss<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menahan saham dengan harapan akan terjadi kenaikan harga di masa depan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertarik untuk mencoba berinvestasi saham dengan strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buy on weakness <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini? Kamu bisa melakukannya melalui aplikasi Nanovest yang bisa diunduh melalui <\/span><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.nanovest.prod&amp;shortlink=269d8eb3&amp;is_retargeting=true&amp;c=Website%20Button&amp;pid=Website%20Button\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><b>Play Store<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan<\/span><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.nanovest.prod&amp;shortlink=269d8eb3&amp;is_retargeting=true&amp;c=Website%20Button&amp;pid=Website%20Button\"> <b>AppStore<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Caranya tidak sulit kok, setelah melakukan registrasi maka kamu sudah siap untuk memulai investasimu. Selain investasi saham, kamu juga bisa loh melakukan investasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crypto <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang sedang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trend <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">saat ini. Jadi tunggu apa lagi, yuk segera unduh dan mulai investasimu sekarang!<\/span><\/p>\n<p><b>Referensi:<\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/emtrade.id\/blog\/7242\/strategi-trading-saat-downtrend\"><b>https:\/\/emtrade.id\/blog\/7242\/strategi-trading-saat-downtrend<\/b><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/pintu.co.id\/blog\/strategi-beli-crypto-saat-buy-on-weakness\"><b>https:\/\/pintu.co.id\/blog\/strategi-beli-crypto-saat-buy-on-weakness<\/b><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/market.bisnis.com\/read\/20200211\/7\/1199672\/kamus-bisnis-strategi-buy-on-weakness-di-pasar-saham\"><b>https:\/\/market.bisnis.com\/read\/20200211\/7\/1199672\/kamus-bisnis-strategi-buy-on-weakness-di-pasar-saham<\/b><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/b\/buyweakness.asp#:~:text=What%20Is%20Buy%20Weakness%3F,retracement%20or%20buy%20at%20support\"><b>https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/b\/buyweakness.asp#:~:text=What%20Is%20Buy%20Weakness%3F,retracement%20or%20buy%20at%20support<\/b><\/a><b>.<\/b><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><a href=\"https:\/\/snips.stockbit.com\/investasi\/sell-on-strenght-buy-on-weakness\"><b>https:\/\/snips.stockbit.com\/investasi\/sell-on-strenght-buy-on-weakness<\/b><\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam berinvestasi, kamu pastinya harus menggunakan strategi agar bisa memperkecil risiko dan meningkatkan keuntungan yang bisa didapatkan. Terutama untuk kamu yang memilih investasi trading, dengan strategi yang tepat, maka kamu bisa memaksimalkan capital gain dalam setiap transaksi. Salah satu strategi yang bisa kamu terapkan adalah buy on weakness (BoW). Mengenal Strategi Buy on Weakness (BoW)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2937,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[5],"class_list":["post-2936","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-tips-dan-tutorial","tag-indonesia"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO Pro 5.0.0.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Buy on Weakness (BoW) adalah strategi membeli saham saat harganya mencapai level terendah agar mendapat keuntungan besar saat menjualnya.\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nona dari Nanovest\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO Pro (AIOSEO) 5.0.0.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Nanovest - Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Buy on Weakness (BoW) adalah strategi membeli saham saat harganya mencapai level terendah agar mendapat keuntungan besar saat menjualnya.\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/energy-crisis.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/energy-crisis.jpg\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-06T07:13:58+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-01T16:31:09+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/nanovest\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@nanovest_io\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Buy on Weakness (BoW) adalah strategi membeli saham saat harganya mencapai level terendah agar mendapat keuntungan besar saat menjualnya.\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@nanovest_io\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/default-og-image-blog.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/tips-dan-tutorial\\\/#listItem\",\"name\":\"Tips dan Tutorial\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/tips-dan-tutorial\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips dan Tutorial\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/tips-dan-tutorial\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#listItem\",\"name\":\"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/category\\\/tips-dan-tutorial\\\/#listItem\",\"name\":\"Tips dan Tutorial\"}}]},{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#newsarticle\",\"name\":\"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?\",\"headline\":\"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/01\\\/energy-crisis.jpg\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"energy-crisis\"},\"datePublished\":\"2022-12-06T14:13:58+07:00\",\"dateModified\":\"2023-02-01T23:31:09+07:00\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Tips dan Tutorial, Indonesia\",\"dateline\":\"Published on Desember 6, 2022.\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Nanovest\",\"description\":\"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/site-logo-color.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#organizationLogo\",\"width\":250,\"height\":250,\"caption\":\"site-logo-color\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/nanovest\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/nanovest_io\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/nanovest.io\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UC5Y5fD2FApTWMc0c2mlxzIg\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/nano-vest\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/\",\"name\":\"Nona dari Nanovest\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/cropped-logo-nanovest-rectangle-96x96.png\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nona dari Nanovest\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/\",\"name\":\"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?\",\"description\":\"Buy on Weakness (BoW) adalah strategi membeli saham saat harganya mencapai level terendah agar mendapat keuntungan besar saat menjualnya.\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/author\\\/admin\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/01\\\/energy-crisis.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#mainImage\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"energy-crisis\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/tips-dan-tutorial\\\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2022-12-06T14:13:58+07:00\",\"dateModified\":\"2023-02-01T23:31:09+07:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/\",\"name\":\"Nanovest\",\"alternateName\":\"Blog Nanovest\",\"description\":\"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.nanovest.io/blog\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO Pro -->\r\n\t\t<title>Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?<\/title>\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?","description":"Buy on Weakness (BoW) adalah strategi membeli saham saat harganya mencapai level terendah agar mendapat keuntungan besar saat menjualnya.","canonical_url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.nanovest.io/blog","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/#listItem","name":"Tips dan Tutorial"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/#listItem","position":2,"name":"Tips dan Tutorial","item":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#listItem","name":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#listItem","position":3,"name":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/#listItem","name":"Tips dan Tutorial"}}]},{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#newsarticle","name":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?","headline":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?","author":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/energy-crisis.jpg","width":1280,"height":853,"caption":"energy-crisis"},"datePublished":"2022-12-06T14:13:58+07:00","dateModified":"2023-02-01T23:31:09+07:00","inLanguage":"id-ID","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#webpage"},"articleSection":"Tips dan Tutorial, Indonesia","dateline":"Published on Desember 6, 2022."},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization","name":"Nanovest","description":"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/site-logo-color.png","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#organizationLogo","width":250,"height":250,"caption":"site-logo-color"},"image":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/nanovest","https:\/\/twitter.com\/nanovest_io","https:\/\/www.instagram.com\/nanovest.io\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UC5Y5fD2FApTWMc0c2mlxzIg","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/nano-vest\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/","name":"Nona dari Nanovest","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#authorImage","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/cropped-logo-nanovest-rectangle-96x96.png","width":96,"height":96,"caption":"Nona dari Nanovest"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#webpage","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/","name":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?","description":"Buy on Weakness (BoW) adalah strategi membeli saham saat harganya mencapai level terendah agar mendapat keuntungan besar saat menjualnya.","inLanguage":"id-ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/author\/admin\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/energy-crisis.jpg","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#mainImage","width":1280,"height":853,"caption":"energy-crisis"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/#mainImage"},"datePublished":"2022-12-06T14:13:58+07:00","dateModified":"2023-02-01T23:31:09+07:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#website","url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/","name":"Nanovest","alternateName":"Blog Nanovest","description":"Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","inLanguage":"id-ID","publisher":{"@id":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/#organization"}}]},"og:locale":"id_ID","og:site_name":"Blog Nanovest - Artikel dan Berita Kripto, Saham AS, dan Emas","og:type":"article","og:title":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?","og:description":"Buy on Weakness (BoW) adalah strategi membeli saham saat harganya mencapai level terendah agar mendapat keuntungan besar saat menjualnya.","og:url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/","og:image":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/energy-crisis.jpg","og:image:secure_url":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/energy-crisis.jpg","og:image:width":1280,"og:image:height":853,"article:published_time":"2022-12-06T07:13:58+00:00","article:modified_time":"2023-02-01T16:31:09+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/nanovest","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@nanovest_io","twitter:title":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?","twitter:description":"Buy on Weakness (BoW) adalah strategi membeli saham saat harganya mencapai level terendah agar mendapat keuntungan besar saat menjualnya.","twitter:creator":"@nanovest_io","twitter:image":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/default-og-image-blog.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"2936","title":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?","description":"Buy on Weakness (BoW) adalah strategi membeli saham saat harganya mencapai level terendah agar mendapat keuntungan besar saat menjualnya.","keywords":[],"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"Buy on Weakness","score":90,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInDescription":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseLength":{"score":9,"maxScore":9,"error":0,"length":3},"keyphraseInURL":{"score":1,"maxScore":5,"error":1},"keyphraseInIntroduction":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInSubHeadings":[],"keyphraseInImageAlt":[]}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":[],"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"seo_analyzer_scan_date":"2026-05-13 08:19:59","breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"reviewed_by":null,"open_ai":null,"ai":null,"created":"2023-01-06 07:15:55","updated":"2026-05-13 08:19:59","focus_keyword":"Buy on Weakness","additional_keywords":null,"truseo_locale":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\" title=\"Home\">Home<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t<a href=\"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/\" title=\"Tips dan Tutorial\">Tips dan Tutorial<\/a>\n<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\tMengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?\n<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog"},{"label":"Tips dan Tutorial","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/category\/tips-dan-tutorial\/"},{"label":"Mengenal Apa Itu Strategi Buy on Weakness Saham?","link":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/tips-dan-tutorial\/mengenal-apa-itu-strategi-buy-on-weakness-saham-2936\/"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2936","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2936"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2936\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2938,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2936\/revisions\/2938"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2936"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nanovest.io/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}